17/05/2026
Umroh Mandiri/Privat Murah (?) dan Realitas di Lapangan
Beberapa orang sangat kepengen berumrah mandiri, alasannya pengen menghemat bajet. Namun, alih-alih hemat bajet, malah bajet membengkak.
Gus, eh guys...
Jika ingin umroh hemat, bukan berarti mandiri ataupun lewat grup.
Terus?!
Perhatikan ini!
Bila ingin umroh hemat kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini, supaya umrohmu hemat, bukan (h)amit-amit alias bajet membengkak.
Hal pertama adalah perhatikan hari, tanggal, bulan, atau musim kamu umroh. Perhatikan p**a kecocokan waktu antara penanggalan Hijriah dan Qomariah karena mbaq Hijriah dan mbaq Qomariah ini berkaitan erat dengan naik-turunnya harga hotel dan tiket pesawat.
Maksudnya kecocokan antara Hijriah dan Qomariah gimana?
Gini ya, sederhananya liburan orang Arab sana (Oman, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Yaman) itu biasanya ketika mendekati puasa. Nah, waktu puasa kan gak menentu kalau pakai patokan Qamariah. Nah, 2 tahun terakhir ini puasa dekat waktunya dengan awal/akhir tahun Qomariah Des/Jan. Jaraknya hanya 1 atau 3 bulan. Hal ini menyebabkan bertemunya waktu liburan orang timur tengah dengan orang Asia lainnya. Apalagi bila Idul Fitri bertepatan dengan 5 terakhir bulan Des dan 5 awal bulan Jan. Bisa jauh naik harga hotel. Bisa jadi the most crowded umroh season.
Hal yang demikian ini membuat harga hotel naik dan sering kejadian, terutama di Madinah, overbooking hotel atau double booking hotel.
Nah, perhatikan juga waktu bulan puasa karena perbedaan harga hotel antara awal, pertengahan, akhir bulan puasa akan sangat kentara sekali. Bahkan khusus untuk 10 malam terakhir travel/jamaah harus mengambil paketan 10 malam sekaligus.
Btw, harga transportasi juga ikutan naik di musim ramai ini, khususnya di 10 malam terakhir puasa.
Lanjut di kolom komentar>>>