04/06/2025
Repost..
🚆 Life Journey — Saat Pulang dari Lumajang.
Desember 2021, langkah kaki kami mengarah ke Lumajang, menyusuri jejak abu dan duka dari Erupsi Semeru. Dalam diam, kami bergandeng tangan bersama warga, menyalurkan bantuan dan harapan.
Kini, Siang membawa kami pulang. Kereta melaju tenang menuju Jakarta—membawa lelah, cerita, dan tekad yang tak padam. Di antara suara rel dan Senja, kami sadar: menjaga bumi tak selalu lewat hutan dan pepohonan. Kadang, ia hadir dalam bentuk empati dan aksi nyata pada sesama.
Kami pulang bukan untuk berhenti, tapi untuk terus melangkah.
"Saat kaki melangkah pulang, jiwa masih tertinggal di lereng Semeru."
Desember 2021, kami datang bukan sebagai pahlawan, tapi sebagai sesama manusia yang terpanggil.
Bersama rekan-rekan Relawan SAR, kami menyusuri puing dan harapan, menggenggam duka, dan menyulam harapan di tengah abu.
Perjalanan pulang ke Jakarta menggunakan kereta api memberi ruang untuk merenung—tentang arti pulang, tentang jejak yang tak terlihat, dan tentang cara kita hidup berdampingan dengan alam.
Kereta membawa kami menjauh, tapi ingatan tentang erupsi itu, tentang tangan-tangan saling menggenggam, tentang bumi yang bersuara, akan terus hidup dalam langkah kami.
🌍 Karena menjaga lingkungan bukan hanya menanam pohon, tapi juga menumbuhkan empati.
🌱 Karena peduli lingkungan bukan hanya soal alam, tapi juga soal kemanusiaan.
.official