PT. RIAN ADEMAS PRATAMA

PT. RIAN ADEMAS PRATAMA PT. RIAN ADEMAS PRATAMA
Bergerak di bidang Export dan Import yang meliputi Jasa Kepabeanan dan Transportasi

10/04/2014

Home

April, Mainan Anak Wajib Ber-SNI
suarasurabaya.net - Mulai 30 April mendatang beberapa produk mainan anak harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini dilakukan sebagai upaya melindungi anak-anak dari masalah keamanan, keselamatan, dan kesehatan.

Penerapan ini sesuai dengan peraturan No 24 Tahun 2013 tentang pemberlakuan SNI untuk mainan anak-anak yang diterbitkan Kementerian perindustrian.

Dalam peraturan ini SNI yang wajib diterapkan yaitu SNI ISO 8124 2011 (1 – 4) dan atau sebagian parameter dari EN 71-% untuk Ftalat, SNI 7617 : 2010 untuk parameter Non Azo, dan SNI 7617 : 2010 untuk parameter Formaldehida.

Selanjutnya pada November 2013, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian No. 55/M-IND/PER/11/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian No.24/M-IND/PER/4/2013.

Enam bulan setelah diterbitkan, peraturan tersebut akan berlaku mulai 30 April 2014.

Sri Rahayu Safitri, Pustakawan Badan Standarisasi Nasional (BSN) sempat menuturkan latar belakang diberlakukannya SNI pada produk mainan anak.

"Tahun 2011 lalu BSN di undang Kementerian Perdagangan untuk membahas beberapa peristiwa kecelakaan yang disebabkan oleh mainan anak. Misalnya seperti kasus cidera mata akibat senjata mainan atau mainan yang tercampur dalam kemasan snack dan tidak sengaja termakan," jelasnya.

Hal senada juga diutarakan Bambang Prasetya, Kepala BSN. Menurut dia sejumlah produsen mainan menggunakan bahan baku berbahaya. Seperti plastik daur ulang yang bercampur dengan baterai yang mengandung racun.

Dari publikasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan BSN sejak ditetapkannya peraturan tersebut, diketahui ada empat poin yang jadi acuan, diantaranya :
- Produk mainan harus bebas dari unsur kimia tertentu yang membahayakan anak,
- Secara bentuk tidak membahayakan. Dimana menyangkut keamanan sudut (kelancipan) mainan),
- Menyangkut jaringan listrik, seperti mainan yang menggunakan baterai,
- Kandungan pewarna berbaya seperti zat azo yang biasanya dipakai pada mainan anak berbahan kain.

Terkait pemberlakuan aturan tersebut, hingga saat ini banyak pihak yang masih pro dan kontra. Terutama dari sisi para pelaku bisnis dan pihak konsumen.

Meski demikian, secara tegas pemerintah tetap akan memberlakukan aturan produk mainan wajib SNI mulai akhir April nanti. (berbagai/ain/rst)

Copyright © 2012 suarasurabaya.net, All Rights Reserved · FAQ · Kontak

26/09/2011

TEMPO Interaktif, Bandung - Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengaturan dan Penelitian Perbankan Muliaman Hadad menyatakan bahwa fundamental perbankan nasional cukup kuat menghadapi ancaman dampak krisis global. Meski demikian, ia meminta kalangan perbankan tidak menganggap remeh krisis tersebu...

08/09/2011

SURABAYA, kabarbisnis.com: Biaya distribusi barang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan semakin tinggi. Pasalnya, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Pelabuhan Tanjung Perak telah sepakat menaikkan tarif jasa angkutan barang sebesar 20% hingga 25%.

31/08/2011

Taqaballaahu minna wa minkum Taqabbal yaa kariim, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H. Mohon Maaf Lahir Dan Bathin.

22/06/2011

Info terbaru untuk semua Perusahaan pengguna jasa Kepabeanan
dihimbau untuk melakukan Registrasi Kepabeanan per 1 Juli 2011 s/d 31 Desember 2011 agar tetap dapat melakukan kegiatan di bidang Kepabeanan

http://www.beacukai.go.id/library/data/UND-82BC.8_2011.pdf

14/06/2011

Desas-desus ancaman penghentian ekspor daging Australia tak memberikan efek di pasar tradisional. Pasalnya, pembeli lebih menyukai daging lokal dibanding daging impor.

Address

Surabaya
60171

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT. RIAN ADEMAS PRATAMA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share