16/11/2012
! Mahasiswa Uniku Ciptakan Tas Celana
Kuningan News - Berawal dari keisengan sehingga bisa menghasilkan bisnis yang lumayan menjanjikan, 4 mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku) berhasil menciptakan bisnis (usaha, red) tas berbentuk celana hasil daur ulang dari celana lepis bekas Recycle Jeans.
Salah seorang dari keempat mahasiswa kreatif tersebut (Anggia Gema Prasaja, Uus Husni, Habbi Mahardhika, dan Andriana), Habbi Mahardhika, kepada Kuningan News, Selasa (13/11/2012) mengungkapkan, bisnisnya tersebut berawal saat ia bersama ketiga rekannya menjadi pemenang di acara Entrepreneurship mahasiswa tahun 2011 tingkat Uniku yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi bekerja sama dengan Bank bjb.
“Alhamdulilah kami bisa menciptakan inovasi dibidang fashion dengan mendaur ulang jeans bekas dan limbah jeans menjadi tas, gantungan kunci, tali handphone serta berbagai aksesoris unik lainnya,” ungkap Habbi.
Dijelaskan Habbi, ide lainnya dalam menciptakan bisnisnya itu muncul dari menumpuknya celana jeans yang sudah tidak terpakai di lemari, sehingga ia pun berfikir celana bekas tersebut akan menjadi lebih bermanfaat apabila didaur ulang menjadi sesuatu yang bisa dipakai.
“Konsep tas recycle jeans ini merupakan suatu mode fashion baru di Kuningan dengan memanfaatkan sesuatu yang dianggap sudah tidak terpakai sehingga bisa menghasilkan nilai guna,” jelas Habbi.
Lebih lanjut Habbi menerangkan, tas dan aksesoris brand bernama IMAGO buatannya itu diharapkan bisa menjadi trendsetter (diikuti banyak orang, red) di kalangan muda mudi Kuningan. Terlebih hasil kreatifitasnya ini bentuknya unik, yaitu tas berbentuk celana ataupun aksesoris gantungan berbentuk baju dan celana sehingga akan terlihat ‘nyeleneh’ namun sesuai dengan jiwa anak muda.
“Untuk penjualan, kita masih lakukan di lingkup kampus Uniku dan bazaar. Kebetulan kita belum memiliki toko dan belum berminat menyimpan barang kita di distro,” terangnya.
Diakhir obrolan, Habbi menuturkan, harga tas unik buatannya itu berada pada kisaran Rp35 hingga 50 ribu, tergantung tingkat kesulitan saat pembuatan. Sementara untuk aksesoris dipatok harga antara Rp5 hingga 7 ribu. Bagi yang tertarik untuk order, bisa follow di twitter atau langsung datang ke Perum Ciharendong, Kelurahan Cirendang, Blok D no 28.