27/07/2026
☕ Nama Minuman Ini Terdengar Keren, Padahal Asal-usulnya Sangat Sederhana.
Kalau melihat namanya untuk pertama kali, mungkin banyak yang mengira Babota Vulkana berasal dari bahasa asing atau istilah khusus di dunia kopi.
Padahal, ceritanya jauh lebih sederhana dan justru terasa sangat akrab.
"Babota" adalah panggilan sayang keluarga untuk Pak Denny Roeshadi. Nama itu merupakan singkatan dari Bapak Botak, sebuah sapaan yang diberikan oleh anak dan cucunya, lalu diabadikan menjadi nama salah satu minuman khas di OG Café De Karanganjar.
Sementara itu, kata "Vulkana" diambil dari karakter tanah vulkanik lereng Gunung Kelud yang selama puluhan tahun menjadi tempat tumbuhnya kopi De Karanganjar. Tanah yang dibentuk oleh aktivitas gunung berapi inilah yang turut memberikan karakter khas pada kopi yang dihasilkan di kawasan ini.
Keistimewaan Babota Vulkana tidak berhenti pada namanya. Minuman ini menggunakan biji robusta pilihan yang difermentasi menggunakan buah jambu atau nangka. Proses fermentasi tersebut menghasilkan profil rasa yang lebih berlapis, dengan sentuhan aroma buah yang khas, sekaligus tetap mempertahankan karakter kopi robusta yang kuat.
Karena itulah, Babota Vulkana bukan sekadar secangkir kopi.
Di balik namanya tersimpan kisah keluarga, warisan perkebunan kopi, dan kekayaan tanah vulkanik Gunung Kelud yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan De Karanganjar Koffieplantage.
Kalau nanti berkunjung ke De Karanganjar Koffieplantage, sempatkan mencicipi Babota Vulkana di OG Café. Barangkali, setelah mengetahui cerita di balik namanya, setiap tegukan akan terasa sedikit berbeda. 🥰✨