Lionguard Indonesia

Lionguard Indonesia Because the comfort we need

19/01/2020

Di Cari Security Tuk Kota medan Sekitarnya dpt Hub langsung 081370333328

21/08/2019

Kami akan Berbuat yg Terbaik

LPI sebelum dan sesudah selalu Melaksanakan apel dan Pengarahan Danru
27/03/2019

LPI sebelum dan sesudah selalu Melaksanakan apel dan Pengarahan Danru

20/11/2016
09/11/2016

selamat siang semua

MODEL PAKAIAN DALAM BANGSA ROMAWI KUNOMenelusuri gaya pakaian bangsa Romawi kuno merupakan hal yang sulit untuk diungkap...
26/10/2016

MODEL PAKAIAN DALAM BANGSA ROMAWI KUNO

Menelusuri gaya pakaian bangsa Romawi kuno merupakan hal yang sulit untuk diungkapkan. Arkeolog kesulitan untuk mengungkapkannya sebab kondisi potongan linen, wol, sutera dan berbagai kain yang telah menjadi artefak dalam keadaan yang hampir hancur karena iklim dan waktu. Berbeda halnya dengan bangsa Yunani kuno, bagi bangsa Romawi kuno, telanjang adalah hal yang tabu. Dalam sastra dan seni Roamwi hanya para gladiator, budak dan masyarakat kelas rendah yang sering dijadikan model untu lukisan atau pahatan telanjang atau setengah telanjang.

Underwear Pria
Selama ini hanya relief dan mozaik yang menggabarkan buruh, atlet, dan gladiator yang digunakan sebagai petunjuk gambaran pakaian masa Romawi kuno. Sebuah makam kuno yaitu “Makam Eurysaces Baker” di Roma menggambarkan budak yang bekerja di toko roti dengan dada telanjang dan menggunakan subligaculum (istilah cawat di Romawi kuno). Cawat ini merupakan bagian dari bentuk perlindungan bagi buruh, atlet, dan gladiator, tetapi tidak dipakai secara teratur oleh orang-orang Romawi secara umum saat itu di bawah pakaian mereka.
Selama musim dingin, beberapa lapis pakaian, mantel, dan kaus kaki wol tebal mungkin sudah cukup untuk menjaga orang-orang menjadi hangat. Sejarahwam Romawi, Suetonius mencatat bahwa Kaisar Agustus menggenan empat lapis pakaian dan toga berat pada musim dingin, serta pelindung dada wol, singlet, dan subligaculum untuk membungkus tulang kering dan pahanya.

Lingerie Wanita
Wanita Romawi kuno juga menginginkan bentuk tubuh ideal. Saat itu bentuk tubuh ideal yaitu ramping, payudara kecil, dan pinggul besar. Sebuah penyangga payudara yang disebut strophium populer saat itu, mirip dengan top bandeau, digunakan untuk mengikat payudara. Menurut catatan sejarah, para perempuan terkemuka akan terus menggunakannya pada saat berhubungan intim yang membuat suami mereka menjadi tidak nyaman. Dalam mosaik dari Piazza Armenia di Sisilia terdapat gambar “gadis bikini” yaitu perempuan Romawi kuno yang sedang berolahraga di strophia dengan menggunakan bikini. Bikini ala Romawi kuno ini terbuat dari kulit kambing tahan air yang dapat menyerap darah saat menstruasi. Baik pria dan wanita Romawi kuno tampaknya menyukai hanya menggunakan pakaian dalam ketika berolahraga.
(sumber: sejarahdk.com)

Pelaku Pembunuhan Sadis Siswi SMP Ditangkap PolisiKapolresta Medan dan jajarannya menunjukkan berbagai barang bukti keja...
18/08/2016

Pelaku Pembunuhan Sadis Siswi SMP Ditangkap Polisi

Kapolresta Medan dan jajarannya menunjukkan berbagai barang bukti kejahatan pelaku pembunuhan sadis.

Tim gabungan Polsek Deli Tua dan Satreskrim Polresta Medan mengungkap pembunuhan Sandra Yolanda Br Duha (15) siswi SMP Bharlin School.

Siswi kelas II SMP ini ditemukan tewas di Jalan Jalan Jamin Ginting KM 14,5, simpang Lau Cih pada Sabtu (13/8/2016).

Pelakunya adalah anak berusia 16 tahun FNR alias Wanta. Ia diamankan di kediamannya di Jalan Nilam Raya, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu pada Rabu (17/8/2016) sekitar pukul 00.30 wib dinihari tadi.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kejadian ini berawal pelaku dari pancur batu hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda pada Sabtu (13/7/2016).

Saat melintas di lokasi kejadian, pelaku melihat korban sedang duduk di warung es kelapa sambil memegang HP.

"Pelaku lalu datang menghampiri korban dan berpura- pura menanyakan arah Pancur Batu dimana," kata Mardiaz dalam paparannya, Rabu (13/8/2016).

Pelaku kemudian meminta agar mengantarkannya, namun korban menolak. Disitu, pelaku kemudian mencekik korban dan menyeretnya ke belakang warung es kelapa. "Di belakang warung posisi korban di bawah dan pelaku diatasnya," jelasnya.

Korban melakukan perlawanan dengan menggigit pelaku. Pelaku yang digigit lalu mengeluarkan pisau dari pinggangnya.

"Pelaku menikam rusuk kiri korban sebanyak 2 kali. Korban tetap melakukan perlawanan. Pelaku kembali menikamkan pisau tersebut sebanyak 2 kali ke leher sebelah kiri korban," ungkapnya.

Melihat korban dengan posisi mengangkan, pelaku mencoba memperkosanya. Pelaku memiringkan korban dan menyingkap rok serta menurunkan shotnya.

"Melihat korban sedang menstruasi, pelaku kemudian memasukkan kemaluannya ke lubang pantat korban sebanyak tiga kali," ungkapnya.

Pelaku yang takut ketahuan, kemudian mengambil HP korban dan pergi meninggalkan korban. "Petugas kita yang mendapat informasi, melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," imbuhnya.

Mardiaz mengatakan, sepeda yang digunakan pelaku merupakan hasil curian. "Jadi saat pagi sebelum kejadian pelaku hendak pergi ke Pasar Pancur Batu untuk berjualan ayam. Saat melintas ia melihat sepeda, lalu mencurinya," akunya.

Dari situ, petugas mengamankan barang bukti 1 unit HP korban, pakaian korban, sepatu, tas, pembalut yang dikenakan korban, 1 buah sandal, dan satu unit sepeda curian.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 338 Subs Pasal 365 ayat ke (3) KUHPidana. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ( sumber Medan Metropolitan )

Warga sekitar menunjukkan lokasi korban terhimpit jembatan yang rubuh di Aek Malombu, Desa Bandar Tarutung, Angkola Sang...
15/08/2016

Warga sekitar menunjukkan lokasi korban terhimpit jembatan yang rubuh di Aek Malombu, Desa Bandar Tarutung, Angkola Sangkunur, Tapsel, Selasa (9/8/2016).

Kecelakaan kerja menewaskan seorang pekerja terjadi di Jembatan Aek Malombu, Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (9/8/2016).

Adalah Hermansyah Lubis alias Pance (37) yang menjadi korban. Sedihnya, tubuhnya terhimpit bekas jembatan rubuh selama tujuh jam, sebelum akhirnya dapat dievakuasi dengan menggunakan ekskavator.

Kapolsek Batang Toru AKP Rahmad Affandi melalui Kanit Reskrim Ipda S Naibaho menyampaikan, korban kecelakaan kerja atas nama Hermansyah Lubis alias Pance (37) tercatat sebagai warga Jalan Sutan M Arif Kota Padangsidimpuan.

“Kita mendapat laporan adanya kecelakaan kerja yang menyebabkan meninggalnya satu orang pekerja saat sedang membongkar bekas jembatan lama Aek Malombu, di Desa Bandar Tarutung, Angkola Sangkunur. Korban meninggal akibat terhimpit jembatan yang rubuh dengan kondisi badan bagian dada remuk,” jelas Ipda S Naibaho Rabu (10/8/2016) malam.

Naibaho menerangkan, sesuai dengan informasi yang didapat usai kejadian, saat itu Selasa (9/8/2016) sekira pukul 11.30 WIB, korban melakukan pekerjaan membongkar bekas jembatan Aek Malombu bersama beberapa pekerja lainnya.

Dengan menggunakan alat las, korban memotong besi jembatan yang lama disebabkan, jembatan yang baru sudah ada. Baru memotong beberapa besi, tanpa diketahui lantai jembatan tempat korban bekerja rubuh dan menimpa tubuhnya.

“Jadi saat kejadian, korban sedang membongkar bekas jembatan yang lama dengan cara memotong besi betonnya. Tiba-tiba lantai jembatan rubuh dan langsung menimpa tubuh korban hingga terhimpit,” terangnya.

Tubuh korban terhimpit bangunan jembatan, membuat warga dan pihak lainnya kesulitan mengeluarkan jasad korban. Hingga pukul 19.00 WIB, dua alat berat jenis ekskavator diturunkan, barulah korban dapat dievakuasi.

“Korban baru dapat dievakuasi pada pukul 19.00 WIB dengan menggunakan dua unit beko. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke puskesmas di Batang Toru dan langsung diserahkan ke pihak keluarga korban yang juga sudah datang,” terangnya.

Untuk menindaklanjutinya, pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan satu buah las karbit yang digunakan korban saat bekerja.“Kita sudah cek TKP, meminta keterangan saksi dan mengamankan barang bukti. Untuk sementara korban meninggal karena kecelakaan kerja,” pungkasnya. ( Sumber Posmetro Medan )

14/08/2016
Insiden perkelahian terjadi antara polisi Indonesia dengan tentara Malaysia di perbatasan di Nunukan, Kalimantan Timur. ...
12/08/2016

Insiden perkelahian terjadi antara polisi Indonesia dengan tentara Malaysia di perbatasan di Nunukan, Kalimantan Timur. Polisi berinisial Bripka YG, anggota Polsek Krayan adu jotos dengan Kopral SB anggota tentara Diraja Malaysia.

Menurut Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Fajar, Rabu 10 Agustus 2016 peristiwa itu terjadi pada Minggu 7 Agustus malam.

“Jadi tentara Malaysia itu masuk ke perbatasan, kemudian di ke kafe. Lalu ada anggota polisi bersama warga patroli. Tiba-tiba terjadi cekcok, anggota polisi dipukul dan dibalas pukul. Kemudian saling balas membalas,” jelas Fajar.

Saat ditanya tujuan anggota polisi itu ke kafe, Fajar menegaskan anggota polisi itu sedang berpatroli bersama warga. Tak lama kemudian perkelahian dipisah.

“Keduanya sudah berdamai dan sama-sama membuat surat pernyataan. Tentara Malaysia itu sudah kembali ke posnya. Keduanya luka ringan. Kasus ini sudah selesai,” tegas dia dilansir Detik. ( Sumber KLIKKABAR Kaltim )

Pasangan suami istri ini memilih untuk mengakhiri hidupnya dan meninggalkan surat wasiat untuk anaknya yang terlilit hut...
12/08/2016

Pasangan suami istri ini memilih untuk mengakhiri hidupnya dan meninggalkan surat wasiat untuk anaknya yang terlilit hutang.

Kisah pilu ini dialami oleh sepasang suami istri yang ditewakan tewas dengan kondisi memilukan.
f(" 100%; border: 0px; vertical-align: bottom;">

Mereka ditemukan tewas dalam keadaan berpelukan di Desa Butuh, kecamatan Keras, Kediri, Jawa Timur.

Seperti dikutip dari akun Facebook Andi Teposs, jasad suami istri ditemukan di sebuah pekarangan rumah warga.

Suami istri ini tewas dengan jasad yang saling berpelukan.

Suaminya memakai celana panjang warna cokelat dengan switer warna biru.( sumber TRIBUNNEWSBOGOR )

12/08/2016

Kasus Mutilasi Wanita Hamil Kasus mutilasi yang dilakukan Kusmayadi alias Agus (32) terhadap wanita hamil bernama Nur Astiyah alias Nuri (34) sebentar lagi memasuki tahap persidangan.

"Penyidikan sudah rampung dan berkas kasusnya sudah lengkap (P-21) oleh Kejari Kabupaten Tangerang," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko, Jumat (12/5/2016).

BERITA REKOMENDASI[OKZ] All New Honda CBR250RR Bisa Dimiliki dengan Indent di siniTersangka Mutilasi Wanita Hamil Peragakan 52 AdeganPolisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Hamil Dimutilasi

Gunarko mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawalan terhadap kasus pembunuhan sadis tersebut hingga tuntas di persidangan.

"Tersangka Agus dijerat Pasal 340 dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancaman hukuman maksimal hukuman mati. Namun, keputusannya masih kita tunggu di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang," ucapnya.

Sekadar diketahui, Nur Astiyah alias Nuri yang kondisinya tengah hamil tujuh bulan ditemukan tewas di rumah kontrakan di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada 13 April 2016.

Saat ditemukan, kondisi wanita itu sangat mengenaskan karena sejumlah bagian tubuhnya terpotong-potong dan hilang. Belakangan terungkap, bila wanita cantik itu tewas dimutilasi Kusmayadi ( sumber oke zone )

Address

Jalan Abadi No 93. B Tanjung Rejo, Sunggal
Medan

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 14:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lionguard Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category