03/03/2021
5 Cara Agar Ibadah tak Lagi Dianggap Beban
1. Jadikan ibadah sebagai penyemangat
Hal pertama yang harus diubah adalah pola pikir kita. Jika selama ini ibadah dianggap sebagai beban yang memberatkan, kini jadikan ibadah sebagai penyemangat.
Jadikan ibadah, shalat lima waktu sebagai ajang mendekatkan diri dan berkomunikasi dengan Allah SWT. Ingatkan Allah SWT berfirman dalam surah Al-ankabut aya 5 yang artinya: "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepada mu yaitu Al Quran dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamannya dari ibadah-ibadah lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan".
2. Belajar khusyuk
Jika kita sudah berhasil mengubah pola pikir, kita harus melatih diri agar bisa khusyuk diri. Bahkan selama ibadah, pikiran kita seringkali berlarian memikirkan ini dan itu.
Makanya, agar ibadah menjadi penenang dan meringankan beban hidup, latihlah diri agar khusyuk. Memusatkan pikiran dan hati pada Yang Maha Kuasa.
3. Ingatlah ada bentuk ibadah lain
Cara ketiga yaitu jadikan ibadah sebagai bentuk kebutuhan pribadi, bukan sebagai kewajiban yang memberatkan dan menghalangi aktivitas di dunia. Padahal dalam Islam, ibadah tidak terbatas. Jadikan pekerjaan, belajar, mengasuh anak, memasak, dan lainnya sebagai ladang ibadah kita.
4. Ketahui batas diri
Ketika datang untuk beribadah, kita juga perlu mengetahui batasan kita. Ada ibadah wajib, sunah dan lainnya. Jika Anda ingin melakukan puasa sunah, lakukan. Namun jika itu dirasa sulit, jangan dipaksakan.
Kenali dirimu. Ketahuilah apa yang dapat Anda lakukan untuk menjadi lebih dicintai oleh Tuhan yang Maha Pengasih. Anda tidak perlu membebani diri sendiri dengan melakukan ibadah sunnah yang menyulitkan.
5. Jangan bandingkan dengan orang lain
Agar tidak terbebani dengan ibadah, penting bagi kita tidak selalu membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita harus tahu kekuatan dan kelemahan kita sendiri. Karena orang lain pun memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda.
Cobalah tingkatkan diri Anda secara konsisten. Tapi berbaik hatilah pada diri sendiri, kenali dirimu.