Bandara Soekarno Hatta

Bandara Soekarno Hatta Bandara

5 Kritik dan keluhan seputar kondisi Bandara Soekarno HattaLink: http://tr.im/4lft8
03/12/2013

5 Kritik dan keluhan seputar kondisi Bandara Soekarno Hatta

Link: http://tr.im/4lft8

Let's be smart. Bandara Soekarno Hatta digadang-gadang bakal berkelas internasional dan disulap seperti bandara Changi, Singapura.

21/10/2013

Sekitar 2 Tahun Lagi Bandara Soekarno Hatta Jadi Aerotropolis

21/10/2013

Sering jadi jalan tikus, pintu M1 bandara ditutup

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II pada Desember 2013 akan menutup pintu M1 atau pintu belakang Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan petugas Polres Metro Bandara.

"Sudah kami sampaikan rencana kami Desember 2013 akan ditutup pintu M1. Namun, sebelumnya kita akan melakukan simulasi terlebih dahulu," terangnya di Tangerang, Minggu (29/9).

Dijelaskan Bram, berdasarkan analisa PT Angkasa Pura II jumlah pengendara yang melintasi area bandara 60 %-nya hanya melintasi bandara. Sedangkan sisanya 40% adalah pengguna jasa bandara. "Ya, 60% berasal dari pintu M1 menggunakan jalan itu untuk menuju ke DKI Jakarta, hanya melintas," terangnya.

Sementara itu, General Affair Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan saat ditanya soal perkembangan pembangunan grand design Bandara Soekarno-Hatta mengaku seluruhnya masih sesuai target.

"Sejujurnya kami pun sama seperti masyarakat, menanti-nanti dan kerap bertanya tentang perkembangan pengerjaan proyek. Namun, kami mendapat laporan seluruhnya masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujarnya.

Para pemenang tender menyatakan akan sesuai dengan dealine pengerjaan, yakni tahun 2014 mendatang. "Kita megharapkan memang tidak ingin molor. Kita juga meminta kegiatan proyek tidak sampai mengganggu operasional Bandara," terangnya.

Bangun Gardu Baru

Sementara itu, bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini tak mau ambil risiko soal listrik yang sering padam. Adapun antisipasinya, dengan mengganti peralatan.

Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, apa yang terjadi selama ini kemungkinan karena pihaknya kerap menyepelekan tenggat waktu masa uzurnya perlengkapan dalam kelistrikan.

"Tapi ini kemungkinan ya. Mungkin, selama ini kita masih sayang karena melihat UPS masih bagus. Sedangkan seharusnya UPS tersebut sudah harus diganti dengan yang baru. Artinya, meski sudah ada UPS baru kita ingin irit, tidak diganti. Tetapi saya sudah meminta agar tak seperti itu. Kalau memang sudah harus ganti, ya diganti. Keselamatan di atas segalanya," ujar Bram.

Pihaknya telah membangun gardu baru dengan voltase yang sangat besar. Hal itu juga merupakan bagian dari pengembangan Terminal 3, di bandara yang baru mendapat peringkat kedua sebagai toilet terbersih itu.

Sedangkan sistem baru pun telah disiapkan, sehingga ketika terjadi satu jalur bermasalah, jalur listrik lain akan membackup.

01/08/2013

Mulai 25 Juli 2013, Bandara Kuala Namu Kebanggaan Kota Medan Resmi Beroperasi

Per 25 Juli 2013, semua operasional penerbangan kota Medan dialihkan ke Bandara Internasional Kuala Namu (KNO). Seiring dengan itu, Bandara Polonia (MES) yang sudah melayani kota Medan lebih dari 70 tahun akan ditutup.

Kuala Namu yang berlokasi di Deli Serdang ini memiliki total luas area 1.365 hektar dan merupakan bandara terluas kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara modern yang sudah dinanti-nantikan oleh warga Medan ini diharapkan untuk menjadi bandara tercanggih di Indonesia. Dirut PT Angkasa Pura II Tri Sunoko optimis bahwa Kuala Namu akan dapat bersaing dengan Changi dan Kuala Lumpur. Adapun pembangunan bandara Kuala Namu telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 5,8 triliun.

Sejumlah maskapai sudah melakukan persiapan untuk beroperasi di Kuala Namu sejak dini. AirAsia Indonesia sudah melakukan migrasi sistem tiketnya ke Kuala Namu pada 15 Juli 2013 yang lalu dan menyatakan kesiapannya. Begitu pun Lion Air. Dengan 40 penerbangan dari/ke Medan tiap harinya, Lion Air menyatakan sudah siap mengantisipasi masalah teknis apapun yang mungkin terjadi di bandara baru megah tersebut. Garuda Indonesia akan menjadi maskapai pertama yang mendarat di Kuala Namu.

Bandara Kuala Namu akan terus mengalami pembangunan secara bertahap untuk menampung jumlah penumpang secara maksimal. Pada tahap awal, Kuala Namu dibangun untuk menampung sampai 8-10 juta penumpang dan 10.000 lalu lintas pesawat per tahun. Jumlah penumpang yang memadati Bandara Polonia sendiri sudah mencapai 7,8 juta orang, dengan daya tampung hanya 900 ribu pergerakan penumpang per tahunnya. Dalam 2 tahun ke depan, Kuala Namu akan dijadwalkan untuk menampung kapasitas sampai 25 juta penumpang per tahun.

Penumpang yang akan terbang dari Medan dihimbau oleh pihak maskapai untuk tiba setidaknya 2 jam sebelum keberangkatan. Penumpang sudah terbiasa datang satu jam bahkan setengah jam sebelum boarding di Polonia yang dekat dengan pusat kota. Sebaliknya, bandara Kuala Namu berjarak 40 km dari pusat kota Medan dan hambatan macet harus dipertimbangkan. Selain itu, jarak antara counter check-in dan ruang boarding juga cukup jauh.

Transportasi umum ke Kuala Namu juga sudah dipersiapkan, di antaranya adalah Kereta Api. KA Bandara Kuala Namu merupakan fasilitas transportasi bandara berbasis rel pertama di Indonesia. Dengan tarif Rp 80.000, penumpang dapat menempuh perjalanan dari Stasiun Medan ke Kuala Namu hanya dalam waktu 45 menit. Selain itu, rute ke Kuala Namu juga dapat ditempuh selama ±90 menit menggunakan taksi atau Bus DAMRI. Pada September nanti, Kereta Api rakitan Korea Selatan berfasilitas WiFi juga akan didatangkan.

01/08/2013

KOTA TANGERANG – Guna mendorong percepatan perluasan dan pembangunan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soeta), pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT.Angkasa Pura II (persero) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Grand Design Bandar Udara Soekarno Hatta dan Kick of Meeting mengenai Rencana Survey di Gedung 600 PT.Angkasa Pura II Kawasan Bandara Soeta, Kota Tangerang, Kamis (27/6).

01/08/2013

KOTA TANGERANG – Guna mendorong percepatan perluasan dan pembangunan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soeta), pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT.Angkasa Pura II (persero) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Grand Design Bandar Udara Soekarno Hatta dan Kick of Meeting mengenai R...

01/08/2013

TOLONG SHARE KIRIMAN INI

20/06/2013

Besok siapa yang berangkat jam 9 pagi?
LIKE YA..

16/05/2013

Siapa yang besok terbang nih ??
absen dlu ya..

27/10/2012

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, berhasil memenuhi waktu tanggap (response time) penanganan kondisi darurat sesuai standar International Civil Aviation Organization (ICAO).

Hal tersebut terungkap dalam Airport Emergency Exercise atau Penanggukangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar hari ini, Kamis, 25 Oktober 2012, di Terminal Haji Bandara Soekarno-Hatta.

"Standar response time yang diberikan ICAO selama 3 menit, tetapi petugas di BSH bisa mencapai kurang dari 3 menit. Alhamdulillah, sejauh ini semua bandara AP II mampu mempertahankan waktu respons yang baik sesuai ketentuan ICAO," kata Tri Sunoko, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) dalam keterangan persnya, Kamis (25/10/2012).

Lebih lanjut, Tri menjelaskan, pelatihan penanggulangan keadaan darurat merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh seluruh bandara sekurangnya sekali dalam kurun dua tahun.

Pelatihan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiagaan baik peralatan maupun kesigapan seluruh pihak terkait yang ada di sebuah bandar udara dalam beraksi dan berkoordinasi menanggulangi kondisi darurat.

Target utama dari penanggulangan kondisi darurat adalah menyelamatkan nyawa seluruh penumpang dan awak kabin, serta menekan sekecil mungking akibat yang ditimbulkan baik materiil maupun non-materiil.

"Karena itu, meski sifatnya latihan, seluruh personel yang terlibat di dalam kegiatan ini harus total memerankan fungsinya dan menganggap bahwa kondisi ini adalah nyata adanya," ujar Tri Sunoko.

Latihan dengan kode operasi Rajawali IX ini diikuti oleh sekitar 600 peserta yang terdiri dari unsur pengelola bandara, regulator bandara, CIQ, Basarnas, maskapai penerbangan, ground handling, pemadam kebakaran, tim medis dan lain-lain.

Jenis latihan kali ini adalah Wet/Hot exercise, yaitu latihan dengan menggunakan api sebagai objek pemadaman dengan kendaraan pemadam yang akan melaksanakan proses pemadaman. Sifat latihan adalah Large Scale Exercise, yaitu latihan berskala besar yang melibatkan instansi internal atau pun eksternal.

Skenario latihan dimulai saat pilot pesawat maskapai Blue Sky dengan nomor penerbangan 001 tujuan Jakarta dari Singapura menginformasikan kepada petugas Air Traffic Controller (ATC) bahwa telah terjadi kerusakan hidrolik pada pesawat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan saat pendaratan.

Mendapat informasi ini, petugas ATC lalu menghubungi Koordinator ATC yang diteruskan kepada Senior General Manager dan Kepala Otoritas Bandara selaku Ketua Airport Emergency Committee.

Kepala Otoritas Bandara kemudian mengaktifkan Emergency Operation Center dan mengumpulkan seluruh anggota komite untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas yang dibutuhkan.

30 menit kemudian, pesawat mendarat darurat di Runway utara Bandara Soekarno-Hatta, diiringi ledakan yang cukup kuat. Petugas PK-PPK Bandara Soekarno-Hatta yang sudah bersiaga dilokasi bergerak cepat menuju pesawat untuk memadamkan api menggunakan foam concentrate.

Tak sampai 3 menit, api berhasil dipadamkan. Disusul kemudian petugas medis dan SAR segera bergerak ke pesawat untuk mengevakuasi korban.

Hasil evakuasi menunjukan bahwa terdapat 10 orang meninggal dunia, 30 orang luka berat, 15 orang luka ringan, dan 60 orang selamat. Setelah itu, petugas Aviation Security membuat security line untuk pengamanan TKP dan petugas dari kepolisian mengatur jalur kendaraan evakuasi.

Sementara itu di Terminal, akibat run way ditutup sementara, terjadi delay yang cukup lama sehingga membuat penumpang marah dan menimbulkan kekacauan. Petugas OIC, Aviation Security, Kepolisian, CIQ dan Airlines mencoba menenangkan penumpang yang mulai beringas dan bertindak anarkis.

Dengan segera, petugas Aviation Security dan Kepolisian pun mengamankan penumpang yang melakukan perusakan fasilitas pelayanan untuk diproses lebih lanjut.

26/10/2012

Buat Informasi menarik tentang bandara ini,, Disini Saja !!

Address

Jakarta International Soekarno-Hatta Airport Building 601 P. O. Box 1245 BUSH
Jakarta
19101

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bandara Soekarno Hatta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category