Info Seminar Arminareka

Info Seminar Arminareka 0823 200 99 700 / 0823 200 99 200
WA / Line / Telegram : 0823 200 99 700 / 0823 200 99 200

MAKASSAR BERTALBIYAH dan BERBAGI BERKAHالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُAnda sudah lama ingin UMRAH/H...
07/12/2016

MAKASSAR BERTALBIYAH dan BERBAGI BERKAH
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Anda sudah lama ingin UMRAH/HAJI tapi terkendala biaya?

Anda Ingin Memiliki USAHA TRAVEL UMRAH/HAJI Dgn Modal "MINIM" Bahkan "NOL" Rupiah?

Anda Ingin Memiliki Penghasilan PULUHAN s/d RATUSAN JUTA Per-minggu/Bulan Dari Travel Umrah Haji Berpengalaman 26 Tahun Terbaik, Terbesar & Terbanyak Yg Memberangkatkan Jamaah Umrah & Haji Plus Paling Terbanyak Se-DUNIA?

DAHSYATNYA BAITULLAH
Solusi Umroh dan Percepatan Rizki

Hadiri SEMINAR kami di Kota Makassar !!

CATAT JADWALNYA :
Hari/tgl : Minggu, 11 Desember 2016
HTM : Rp. 50.000,-
Dapatkan Diskon 50% Tiket masuk Seminarnya dengan terlebih dahulu REGISTRASI
Caranya KETIK LENGKAP # Seminar arminareka
Kirim SMS ke
0823 200 99 700
0823 200 99 200

RENDAHKAN HATI KITA ALLAH PASTI AKAN MEMAMPUKAN KITA UNTUK BISA KE BAITULLAH, JANGAN KARENA MURAH KITA UMRAH... TAPI KARENA NIAT KUAT UMRAH MAKA BIAYANYA ALLAH MUDAHKAN

Info Selengkapnya Hubungi :
Telp / SMS : 0823 200 99 700 / 0823 200 99 200
wa/line/telegram : 0823 200 99 200 / 0823 200 99 700
PIN BB : D2C49437 / D37D5100
www.ruangonline.co.id

06/12/2016

🔜 PARE PAREBERTALBIYAH...& BERBAGI BERKAH...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
💥 Anda Sudah Lama Ingin UMRAH/HAJI Tapi Terkendala Biaya ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki USAHA TRAVEL UMRAH/HAJI Dgn Modal "MINIM" Bahkan "NOL" Rupiah ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki Penghasilan PULUHAN s/d RATUSAN JUTA Per-minggu/Bulan Dari Travel Umrah Haji Berpengalaman 26 Tahun Terbaik, Terbesar & Terbanyak Yg Memberangkatkan Jamaah Umrah & Haji Plus Paling Terbanyak Se-DUNIA ... ???

DAHSYATNYA BAITULLAH, Solusi Umroh dan Percepatan Rizki

💫 Hadiri SEMINAR kami !!

💥 CATAT JADWALNYA :

PARE-PARE

Hari,tgl : Minggu, 8 Desember 2016
Tempat : Pare - pare
HTM : Rp. 50.000,-

DPTKAN TIKET Diskon 50 persen dgn terlebih dahulu REGISTRASI dgn cara kirim SMS : LENGKAP # Seminar arminareka KE- 0823 200 99 700

✨RENDAHKAN HATI KITA ALLAH PASTI AKAN MEMAMPUKAN KITA UNTUK BISA KE BAITULLAH, JANGAN KARENA MURAH KITA UMRAH... TAPI KARENA NIAT KUAT UMRAH MAKA BIAYANYA ALLAH MUDAHKAN✨

0823 200 99 700 / 0823 200 99 200
wa/line/telegram : 082320099700

Share Jika BermanfaatTATA CARA PELAKSANAAN UMRAHPertama:Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempers...
06/12/2016

Share Jika Bermanfaat
TATA CARA PELAKSANAAN UMRAH

Pertama:

Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seorang yang mandi junub, memakai wangi-wangian yang terbaik jika ada dan memakai pakaian ihram.

Kedua:

Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain ihran yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) dan tidak dibolehkan memakai sarung tangan.

Ketiga:

Berihram dari miqat untuk dengan mengucapkan:

لَبَّيْكَ عُمْرَةً

“labbaik ‘umroh” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah).

Keempat:

Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan,

اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي

“Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku).

Dengan mengucapkan persyaratan ini—baik dalam umrah maupun ketika haji–, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam (menyembelih seekor kambing).

Kelima:

Tidak ada alat khusus untuk berihram, namun jika bertepatan dengan waktu shalat wajib, maka shalatlah lalu berihram setelah shalat.

Keenam:

Setelah mengucapkan “talbiah umrah” (pada poin ketiga), dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

Ketujuh:

Jika memungkinkan, seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk kota Makkah.

Kedelapan:

Masuk Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.

“Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).[1]

Kesembilan:

Menuju ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat. Ini dilakukan pada setiap putaran thawaf.

Kesepuluh:

Kemudian, memulai thawaf umrah 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad p**a. Dan disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

Kesebelas:

Disunnahkan p**a mengusap Rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

Keduabelas:

Ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca,

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201)

Ketigabelas:

Tidak ada dzikir atau bacaan tertentu pada waktu thawaf, selain yang disebutkan pada no. 12. Dan seseorang yang thawaf boleh membaca Al Qur’an atau do’a dan dzikir yang ia s**a.

Keempatbelas:

Setelah thawaf, menutup kedua pundaknya, lalu menuju ke makam Ibrahim sambil membaca,

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

“Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125).

Kelimabelas:

Shalat sunnah thawaf dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim[2], pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.[3]

Keenambelas:

Setelah shalat disunnahkan minum air zam-zam dan menyirami kepada dengannya.

Ketujuhbelas:

Kembali ke Hajar Aswad, bertakbir, lalu mengusap dan menciumnya jika hal itu memungkinkan atau mengusapnya atau memberi isyarat kepadanya.

SA’I UMRAH

Kedelapanbelas:

Kemudian, menuju ke Bukit Shafa untuk melaksanakan sa’i umrah dan jika telah mendekati Shafa, membaca,

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

“Innash shafaa wal marwata min sya’airillah” (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah) (QS. Al Baqarah: 158).

Lalu mengucapan,

نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ

“Nabda-u bimaa bada-allah bih”.

Kesembilanbelas:

Menaiki bukit Shafa, lalu menghadap ke arah Ka’bah hingga melihatnya—jika hal itu memungkinkan—, kemudian membaca:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ (3x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x)

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”[4]

Keduapuluh:

Bacaan ini diulang tiga kali dan berdoa di antara pengulangan-pengulangan itu dengan do’a apa saja yang dikehendaki.

Keduapuluhsatu:

Lalu turun dari Shafa dan berjalan menuju ke Marwah.

Keduapuluhdua:

Disunnahkan berlari-lari kecil dengan cepat dan sungguh-sungguh di antara dua tanda lampu hijau yang beada di Mas’a (tempat sa’i) bagi laki-laki, lalu berjalan biasa menuju Marwah dan menaikinya.

Keduapuluhtiga:

Setibanya di Marwah, kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan di Shafa, yaitu menghadap kiblat, bertakbir, membaca dzikir pada no. 19 dan berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki, perjalanan (dari Shafa ke Marwah) dihitung satu putaran.

Keduapuluhempat:

Kemudian turunlah, lalu menuju ke Shafa dengan berjalan di tempat yang ditentukan untuk berjalan dan berlari bagi laki-laki di tempat yang ditentukan untuk berlari, lalu naik ke Shafa dan lakukan seperti semula, dengan demikian terhitung dua putaran.

Keduapuluhlima:

Lakukanlah hal ini sampai tujuh kali dengan berakhir di Marwah.

Keduapuluhenam:

Ketika sa’i, tidak ada dzikir-dzikir tertentu, maka boleh berdzikir, berdo’a, atau membaca bacaan-bacaan yang dikehendaki.

Keduapuluhtujuh:

Jika membaca do’a ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ

“Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” (Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah), tidaklah mengapa karena telah diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud dan ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa’i.

Keduapuluhdelapan:

Setelah sa’i, maka bertahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Keduapuluhsembilan:

Setelah memotong atau mencukur rambut, maka berakhirlah ibadah umrah dan Anda telah dibolehkan untuk mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram.

Demikianlah ringkasan amalan umrah yang merupakan faedah dari Buku “Petunjuk Praktis Manasik Haji dan Umrah”, penulis Abu Abdillah, terbitan Darul Falah

Ibadah sambil syiar , Info lebih lanjut:
0823 200 99 700 / 0823 200 99 200
Wa/line : 0823 200 99 700
PIN BB D2C49437 / D37D5100

Share jika bermanfaat Sebelum berangkat Umroh tentu kita harus membuat persiapan untuk umroh supaya ibadah yang kita ker...
05/12/2016

Share jika bermanfaat
Sebelum berangkat Umroh tentu kita harus membuat persiapan untuk umroh supaya ibadah yang kita kerjakan nanti di tanah suci bisa maksimal:

tips persiapan untuk umroh

I. Persiapan ruhani

1.Kita harus meluruskan niat semata-mata beribadah karena menyambut seruan Alloh taala. Niat akan menentukan amal yang akan dikerjakan, dengan lurusnya niat semoga akan membantu dalam mengerjakan umroh yang kita kerjakan dengan sempurna.

2. Bertaubat atas semua kesalahan yang pernah dikerjakan. Kita tentu saja sulit mengingat-ingat hal yang sudah dilakukan d masa lalu apakah menyakiti orang atau tidak Oleh karena itu lebih baik bila sebelum berangkat umroh kita memnita maaf terutama kepada ayah, ibu, keluarga dan tetangga dekat.

3. Belajar mengetahui hukum-hukum agama seputar ibadah umroh misalnya hal yang dilarang selama umroh termasuk juga hal yang berkaitan dengan itu misalnya sholat dalam perjalanan, cara tayamum, waktu-waktu sholat, cara mengerjakan sholat sunah dan adab pergaulan sesama muslim.

4. Melunasi hutang, mengembalikan barang titipan termasuk juga mencari sumber dana yang halal yang akan digunakan untuk biaya umroh. Termasuk juga biaya untuk keluarga yang kita tinggalkan yang menjadi tanggungan kita.

5. Menjaga amalan baik yang wajib dan sunah, supaya nanti kita juga terbiasa menjaga amalan selama di tanah suci karena salah satu indikasi umroh yang mabrur adalah tidak tertinggal dalam hal yang wajib maupun yang sunah.

II. Persiapan Fisik

Ibadah umroh termasuk ibadah yang tidak ringan terutama bagi orang yang lanjut usia. Sebagaimana diketahui kebanyakan jamaah haji dan umroh adalah orang-orang dengan usia 60 tahun ke atas. Hanya sebagian kecil yang berusia 50 tahun ke bawah. Oleh karena ada beberapa persiapan yang dilakukan berkenaan dengan persiapan fisik:

1. Lari-lari kecil, jalan kaki atau melakukan aktifitas olahraga lainnya setiap pagi untuk melatih kebugaran badan.

2. Membiasakan minum multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Biasanya tubuh membutuhkan multivitamin untuk menjaga tetap bugar dan sehat selama melakukan aktifitas yangmembutuhkan energi yang banyak.

3. Terutama bagi kalangan muda usia 50 tahun ke bawah yang tentu mempunyai fisik yang lebih baik daripada yang usia lanjut , ada baiknya juga untuk membantu teman-teman yang telah lanjut usia dalam beribadah umroh. Banyak diantara jamaah yang selain sudah lanjut usia juga memiliki keterbatasan pengetahuan misalnya tidak bisa menggunakan lift dll. Semoga dengan membantu mereka akan membantu kesempurnaan ibadah umroh kita.

4. Bila perlu bisa konsulltasi ke dokter untuk mendapatkan arahan kesehatan yang lebih sesuai untuk kondisi kita, termasuk obat-obatan yang perlu dibawa ke tanah suci.

Semoga dengan tips persiapan umroh di atas, akan membantu kita memaksimalkan ibadah di tanah suci dengan lebih baik.

www.ruangonline.co.id

04/12/2016

🔜 PARE PARE
BERTALBIYAH...& BERBAGI BERKAH...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
💥 Anda Sudah Lama Ingin UMRAH/HAJI Tapi Terkendala Biaya ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki USAHA TRAVEL UMRAH/HAJI Dgn Modal "MINIM" Bahkan "NOL" Rupiah ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki Penghasilan PULUHAN s/d RATUSAN JUTA Per-minggu/Bulan Dari Travel Umrah Haji Berpengalaman 26 Tahun Terbaik, Terbesar & Terbanyak Yg Memberangkatkan Jamaah Umrah & Haji Plus Paling Terbanyak Se-DUNIA ... ???

DAHSYATNYA BAITULLAH, Solusi Umroh dan Percepatan Rizki

💫 Hadiri SEMINAR kami !!

💥 CATAT JADWALNYA :

~Pare Pare

Hari,tgl : Selasa Dan Kamis, 6 dan 8 Desember 2016
HTM : Rp. 50.000,-

DPTKAN DISKON TIKET 50 Persen dgn terlebih dahulu REGISTRASI dgn cara kirim SMS : LENGKAP arminareka # KE- 0823 200 99 700

✨RENDAHKAN HATI KITA ALLAH PASTI AKAN MEMAMPUKAN KITA UNTUK BISA KE BAITULLAH, JANGAN KARENA MURAH KITA UMRAH... TAPI KARENA NIAT KUAT UMRAH MAKA BIAYANYA ALLAH MUDAHKAN✨

Info lebih lanjut :
0823 200 99 700 / 0823 200 99 200
Wa/line : 0823 200 99 700
PIN BB D2C49437
www.ruangonline.co.id

✨ Salam Dahsyatnya Baitullah ,. اَللّهُ اَكْبرُ

29/11/2016

Keunggulan Arminareka Perdana dibanding travel Umroh Haji lainnya

Tidak dipungkiri bahwa Arminareka Perdana menjadi travel Terbesar no.1 di Indonesia yang memberangkatkan jamaah Umroh lebih dari 5000 jamaah PERBULAN. Tentunya banyak sekali yang menjadi keunggulan Arminareka Perdana di banding travel-travel lainnya di Indonesia.

Info lebih lanjut silahkan menghubungi
NO/Wa : 082320099200 dan 082320099700
BBM : D2C49437 dan D37D5100

Silahkan di Nonton juga video dibawah ini

Pengetahuan Ibadah UmrohUmrah artinya berkunjung atau berziarah. Setiap orang yang melakukan ibadah haji wajib melakukan...
28/11/2016

Pengetahuan Ibadah Umroh
Umrah artinya berkunjung atau berziarah. Setiap orang yang melakukan ibadah haji wajib melakukan umrah, yaitu perbuatan ibadah yang merupakan kesatuan dari ibadah haji. Pelaksanaan umrah ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah: 196 yang artinya `Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah...`
Mengenai hukum umrah, ada beberapa perbedaan pendapat. Menurut Imam Syafi`i hukumnya wajib. Menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi hukumnya sunah mu`akkad (sunah yang dipentingkan).
Umrah diwajibkan bagi setiap muslim hanya 1 kali saja, tetapi banyak melakukan umrah juga dis**ai, terlebih jika dilakukan di bulan Ramadhan. Hal ini didasarkan pada hadist Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya `Umrah di dalam bulan Ramadhan itu sama dengan melakukan haji sekali`.
Pelaksanaan umrah
Tata cara pelaksanaan ibadah umrah adalah: mandi, berwudhu, memakai pakaian ihram di mîqât, shalat sunah ihram 2 rakaat, niat umrah dan membaca Labbaik Allâhumma `umrat(an) (Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, untuk umrah), membaca talbiah serta doa, memasuki Masjidil Haram, tawaf, sa`i, dan tahalul.
Tahapan Umrah
1. Berangkat menuju Miqat
2. Berpakaian dan berniat Ihram di Miqat (Tempat Miqat, al : Bier Ali, Ji`ronah,Tan`im, dsb)
3. Shalat sunat ihram 2 rakaat jika memungkinkan
4. Melafazhkan niat Umroh : Labbaik Allahuma Umrotan
5. Teruskan perjalanan ke Mekah, dengan membaca Talbiah sebanyak-banyaknya dan mematuhi larangan saat ihram
6. Melakukan Tawaf sebanyak 7 putaran
7. Melakukan Sa`i antara Bukit Safa - Bukit Marwah sebanyak 7 kali
8. Tahallul (menggunting rambut)
9. Ibadah Umroh selesai
Syarat, Rukun, dan Wajib Umrah
Syarat untuk melakukan umrah adalah sama dengan syarat dalam melakukan ibadah haji. Adapun rukun umrah adalah:
1. Ihram
2. Tawaf
3. Sa`i
4. Mencukur rambut kepala atau memotongnya
5. Tertib, dilaksanakan secara berurutan
Sementara itu wajib umrah hanya satu, yaitu ihram dari mîqât.
Larangan dalam Umrah
Hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang sudah memakai pakaian ihram dan sudah berniat melakukan ibadah haji/umrah adalah:
1. Melakukan hubungan seksual atau apa pun yang dapat mengarah pada perbuatan hubungan seksual
2. Melakukan perbuatan tercela dan maksiat
3. Bertengkar dengan orang lain
4. Memakai pakaian yang berjahit (bagi laki-laki)
5. Memakai wangi-wangian
6. Memakai khuff (kaus kaki atau sepatu yang menutup mata kaki)
7. Melakukan akad nikah
8. Memotong kuku
9. Mencukur atau mencabut rambut
10. Memakai pakaian yang dicelup yang mempunyai bau harum
11. Membunuh binatang buruan
12. Memakan daging binatang buruan

25/11/2016

🔜 MAKASSAR BERTALBIYAH...& BERBAGI BERKAH...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
💥 Anda Sudah Lama Ingin UMRAH/HAJI Tapi Terkendala Biaya ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki USAHA TRAVEL UMRAH/HAJI Dgn Modal "MINIM" Bahkan "NOL" Rupiah ... ???
💥 Anda Ingin Memiliki Penghasilan PULUHAN s/d RATUSAN JUTA Per-minggu/Bulan Dari Travel Umrah Haji Berpengalaman 26 Tahun Terbaik, Terbesar & Terbanyak Yg Memberangkatkan Jamaah Umrah & Haji Plus Paling Terbanyak Se-DUNIA ... ???

DAHSYATNYA BAITULLAH, Solusi Umroh dan Percepatan Rizki

💫 Hadiri SEMINAR kami !!

💥 CATAT JADWALNYA :

~MAKASSAR

Hari,tgl : Minggu, 27 November 2016
Pukul : 12.30-selesai
HTM : Rp. 50.000,-

DPTKAN DISKON TIKET 50 Persen dgn terlebih dahulu REGISTRASI dgn cara kirim SMS : LENGKAP # KE- 0823 2009 9700

✨RENDAHKAN HATI KITA ALLAH PASTI AKAN MEMAMPUKAN KITA UNTUK BISA KE BAITULLAH, JANGAN KARENA MURAH KITA UMRAH... TAPI KARENA NIAT KUAT UMRAH MAKA BIAYANYA ALLAH MUDAHKAN✨

PENGUNDANG :
Nurhidayah 0823 2009 9700
PIN BB D2C49437
www.ruangonline.co.id

✨ Salam Dahsyatnya Baitullah ,. اَللّهُ اَكْبرُ

25/11/2016

*Sebuah Surat Undangan*

DAHSYATNYA BAITULLOH BERTALBIYAH !

Anda pernah di undang seorang ulama, pemimpin, atau pejabat?
Bgm perasaan anda jk diundang oleh seorang PRESIDEN ke Istana Negara. Senang, Bangga ?

Sekarang, bandingkan dgn perasaan anda saat diundang oleh sang PENCIPTA u/ Umroh Haji

Anda andalah tamu ALLAH,
Tidakkah anda bahagia & penuh antusias dlm perjuangkannya ?

Yuk Segera Penuhi Undangan Alloh, kami berikan Solusinya serta Rahasia Percepatan Rezekinya

HADIRI SEMINAR DAHSYATNYA BAITULLAH, SOLUSI UMROH & PERCEPATAN REJEKI

*1. DEPOK*
*JUMAT, 25 Nop, Pkl: 13.30
*Tiket + Makan : 60 Rb

*2. CIANJUR*
* JUMAT, 25 Nop, Pkl: 14.00
* Tiket + Makan: 50 Rb

*3. BANDUNG*
* SABTU, 26 Nov, Pkl: 09.30
* Tiket + Makan: 50 Ribu

*4. BEKASI*
*SABTU, 26 Nov, Pkl: 09.00
*Tiket + Snack: 50 Rb

*5. CIKARANG*
*SABTU, 26 Nov, Pkl : 13.30
*Tiket + Makan : 50rb

*6. PURWAKARTA*
*SABTU, 26 Nov, Pkl : 09.30
*Tiket + Snack : 60 Rb

*7. JAKARTA BARAT*
* SABTU, 26 Nop, Pkl: 09.00
* Tiket + Snack: 65 Rb

*8. SERANG*
* SABTU, 26 Nop, Pkl: 09.30
* Tiket + Makan: 35 Rb

*9. SUKABUMI*
* SABTU, 26 Nop, Pkl: 09.30
* Tiket + Makan : 50 Rb

*10. JAKARTA-SELATAN*
* MINGGU, 27 Nop, Pkl: 09.30
* Tiket + Snack: 60 Rb

*11. CIBUBUR*
* MINGGU, 27 Nop, Pkl: 09.00
* Tiket + Makan : 60 Ribu

*12. JAKARTA-TIMUR*
* MINGGU, 27 Nop, Pkl: 09.00
*Tiket + Makan: 65 Rb

*13. TANGSEL*
*MINGGU, 27 Nop, Pkl: 09.30
*Tiket + Snack : 55 Rb

*14. BOGOR KOTA*
*MINGGU, 27 Nov, Pkl: 09.30
*Tiket + Snack: 60 Rb

*15. KARAWANG*
*MINGGU, 27 Nov, Pkl : 09.30
*Tiket + Makan: 60 Rb

Salam Dahsyatnya Baitulloh, Allohu Akbar !

Dapatkan Diskon Tiket 20 persen dengan cara
Ketik nama spasi kota spasi seminar Arminareka kirim ke 0823 2009 9700 / wa : 0823 2009 9700
PIN bb D2C49437
www.ruang online.co.id

24/11/2016

Pengenalan Haji dan Umrah
Secara bahasa, haji berarti kunjungan, perjalanan, atau ziarah. Secara istilah, haji berarti berkunjung atau berziarah ke Baitullah (Ka'bah) di tanah suci Mekah untuk melakukan beberapa amalan atau ibadah, seperti thawaf, sa'i, dan lainnya dalam waktu tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji dimulai dengan:
1. berihram
2. thawaf (qudum, ifadhah)
3. sa'i (antara Shafa-Marwah)
4. wuquf di Arafah
5. mabit di Muzdalifah
6. melempar jamrah
7. memotong/mencukur rambut dan diakhiri dengan
8. thawaf wada'

Sedangkan umrah secara bahasa berarti keramaian atau kemakmuran. Dalam istilah umrah berarti berkunjung ke Baitullah untuk melakukan thawaf, sa'i, dan bercukur demi mengharap ridha Allah Swt.

Ibadah ihram dimulai dengan:
1. berihram
2. thawaf
3. sa'i dan diakhiri dengan
4. mencukur atau memendekkan rambut.

Pelaksanaan ibadah haji atau umrah jangan dipandang sebagai acara melancong atau sekedar rekreasi atau bahkan sekedar melampiaskan nafsu kesombongan atas harta yang dianugerahi Allah Swt. atas hamba-hamba-Nya.
Karena jika hal itu yang ada di benak jama'ah, maka ibadah haji atau umrahnya akan sia-sia belaka. Seorang jama'ah harus mengambil dari harta yang baik dan halal untuk pelaksanaan ibadah haji atau umrah. Uang yang digunakan untuk ibadah suci tidak boleh berasal dari hasil rentenir, korupsi, pencurian, rampasan, dan lainnya. Hal ini akan membatalkan pahala haji dan mendapat dosa serta murka dari Allah Swt. dan rasul-Nya.

Sepatutnya seorang jama'ah ketika hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah agar merasakan kebesaran Allah Swt., karunia-Nya, dan pemeliharaan-Nya atas alam semesta. Dia juga sepatutnya mengikuti tuntunan ibadah seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw. Dia juga dianjurkan memperbanyak bacaan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir agar menyentuh jiwa dan hati yang bersih dan suci. Dianjurkan juga bagi jama'ah untuk melaksanakan segala kewajiban Allah Swt dan menjauhi segala larangan-Nya.
Seorang jama'ah juga dianjurkan berbuat kebajikan bagi sesama kaum muslimin dan memberi pertolongan bagi mereka yang membutuhkan. Dia juga harus membantu kaum yang lemah dan miskin. Hal ini karena berbuat kasih-sayang kepada sesama manusia, akan mendatangkan kasih-sayang dari Allah Swt.
Selama melaksanakan ibadah haji atau umrah (juga ibadah kebajikan lainnya) seseorang sepatutnya menjauhi perbuatan rafats (perkataan, sikap, dan perbuatan yang menjurus pada erotisme, atau bersetubuh), fasik, mungkar, dan berbagai perbuatan keji yang dilarang Allah Swt. dan rasul-Nya serta berdampak pada kerugian dan mudharat pada sesama manusia dan alam semesta.

WAKTU PELAKSANAAN HAJI DAN UMRAH
Adapun waktu pelaksanaan haji adalah beberapa bulan tertentu yaitu Syawal, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah. Jumlah hari dari ketiga bulan itu adalah 69 hari dengan rincian: 29 hari di bulan Syawal, 30 hari di bulan Dzulqa'dah, dan 10 hari di bulan Dzulhijjah. Puncak pelaksanaan haji dimulai sejak tanggal 9 Dzulhijjah di Arafah) hingga 13 Dzulhijjah, karena di beberapa hari inilah yang menentukan sah tidaknya ibadah haji.
Adapun pelaksanaan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun, tidak terikat hanya pada beberapa bulan seperti pada ibadah haji. Namun, ibadah umrah tidak dianjurkan pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga 13 Dzulhijjah yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji.

HUKUM HAJI DAN UMRAH
Adapun hukum ibadah haji adalah wajib bagi setiap muslim yang memenuhi syarat-syarat seperti telah dijelaskan sebelumnya. Sedangkan hukum umrah tidak wajib, melainkan sunnah saja.

MACAM MACAM HAJI
1. Tamattu' adalah ibadah yang hanya berniat (berihram) untuk umroh saja di bulan-bulan ibadah haji. Bila sudah sampai di Makkah, dia bisa langsung melakukan thawaf dan sa'i untuk berumrah, mencukur rambut, dan memotong kuku. Ketika tiba hari Tarwiyyah (hari ke-8 bulan Dzulhijjah), dia mulai ihram dengan melakukan haji secara tersendiri dengan seluruh aktifitas ibadah hajinya.
2. Ifrad adalah ibadah haji secara tersendiri. Jika sudah sampai di Makkah, dia bisa melakukan thawaf qudum (thawaf kedatangan ke tanah suci) lalu melakukan sa'i untuk ibadah haji tanpa mencukur rambut atau memotong kuku. Dia juga tidak perlu ber-tahallul (terlepasnya seseorang dari halangan atau pantangan selama ihram) selama ihram karena posisinya tetap atau telah berihram hingga kemudian ber-tahallul setelah melempar jamrah al-aqabah di hari Idul Adha (10 Dzulhijjah). Jika dia mengakhirkan ibadah sa'i sampai waktu thawaf haji, maka tidak masalah.
3. Qiran adalah ibadah haji dimana seseorang berihram untuk ibadah haji dan umrah secara bersamaan, atau berihram untuk umrah terlebih dahulu kemudian masuk pada ihram ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum melakukan thawaf. Orang yang melaksanakan haji qiran sama dengan yang dilaksanakan pada haji Ifrad, hanya saja orang yang melaksanakan haji Qiran berkewajiban membayar dam (denda), sementara haji ifrad tidak ada kewajiban.

MIQAT
Miqat adalah tempat khusus yang telah ditentukan Rasulullah Saw. bagi orang-orang yang hendak melakanakan ibadah haji dan umrah.

Miqat hanya berlaku bagi seseorang yang melaksanakan ibadah haji/umrah. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, " Tempat-tempat miqat adalah khusus untuk orang-orang yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah saja, bukan untuk semua orang.

Bagi jama'ah Indonesia gelombang I, miqat ihramnya di Bi'r Ali atau Dzulhulaifah; terletak sekitar 20 km dari Makkah atau 450 km dari Madinah. Sedang bagi jama'ah haji atau umrah Indonesia gelombang II, miqat ihramnya bisa dilaksanakan di salah satu dari 3 miqat berikut:
1. Asrama Haji Embarkasi di Tanah Air
2. Di atas pesawat udara pada garis sejajar dengan Qarnul Manazil (sebuah bukit berjarak sekitar 95 km sebelah timur Makkah; atau
3. di Airport King Abdul Aziz Jeddah.

MABIT DI MUZDALIFAH DAN MINA
Yang dimaksud dengan mabit adalah menginap atau bermalam beberapa hari atau berhenti sejenak untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan melempar jamrah.

Ibadah mabit termasuk salah satu wajib haji. Tempat bermalam (mabit) ada di dua tempat Muzdalifah dan Mina. Dengan bermalam di dua tempat ini, diharapkan pelaksanaan melempar jamrah di Mina menjadi lebih mudah karena jaraknya yang lebih dekat, hanya berkisar antara 100 M hingga 190 M di antara ketiga jamrah.
Mabit tahap pertama dilaksanakan di Muzdalifah pada tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha), yaitu lewat tengah malam setelah pelaksanaan wukuf dari padang Arafah. Mabit tahap pertama ini biasanya dilakukan sebentar saja, sebatas waktu untuk memungut kerikil sebanyak 7 buah.
Mabit tahap kedua, dilaksanakan di Mina selama dua hari (tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah) bagi yang mengambil Nafar Awal, dan selama tiga hari (11,12, dan 13 Dzulhijjah) bagi yang mengambil Nafar Akhir atau Nafar Tsani. Yang dimaksud Nafar Awal adalah apabila jama'ah meninggalkan Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah, dan disebut nafar awal karena jama'ah lebih awal meninggalkan Mina kembali ke Makkah dan hanya melontar tiga hari.

Adapun yang dimaksud dengan Nafar Akhir atau Nafar Tsani adalah apabila jama'ah melempar jamrah selama empat hari (tanggal 10, 11, 12. dan 13 Dzulhijjah) dan menginap di Mina selama tiga hari (11,12, dan 13 Dzulhijjah). Mabit di Mina dilakukan karena di tempat inilah tempat pelaksanaan pelemparan atau pelontaran jamrah.

WUQUF DI ARAFAH
Yang paling utama bagi seorang jama'ah haji agar melakukan ihram pada tanggal 8 Dzulhijjah. Setelah itu keluar menuju Mina untuk menetap disana dan bermalam hingga malam ke-9 Dzulhijjah. Kemudian pagi harinya pergi ke padang Arafah.
Sepatutnya seorang jama'ah yang wuquf di Arafah berada di garis bata-batas wuquf. Hal ini penting karena sebagian dari mereka sering wuquf berada di luar batas-batas wuquf karena berbagai alasan: tidak tahu, hanya ikut-ikutan dan sebagainya. Mereka yang tidak berwuquf di dalam batas-batas quwuf karena sengaja, pelaksanaan hajinya tidak sah. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah Saw. "Ibadah haji itu harus wuquf di Arafah" (HR Al-Bukhari, Muslim, dll) Seluruh Padang Arafah bisa dijadikan sebagai tempat wuquf.
Adapun batas waktu wuquf di Arafah dimulai ketika waktu zawal (tergelincirnya matahari atau sekitar waktu Zuhur) pada hari ke-9 Dzulhijjah hingga batas akhir wuquf ketika waktu fajar di hari Idul Adha (hari ke-10 Dzulhijjah). Jika seorang jama'ah belum wuquf hingga terbit fajar di hari ke-10 Dzulhijjah, maka ibadah hajinya sia-sia atau tidak sah.

24/11/2016

WAKTU PELAKSANAAN HAJI DAN UMRAH
Adapun waktu pelaksanaan haji adalah beberapa bulan tertentu yaitu Syawal, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah. Jumlah hari dari ketiga bulan itu adalah 69 hari dengan rincian: 29 hari di bulan Syawal, 30 hari di bulan Dzulqa'dah, dan 10 hari di bulan Dzulhijjah. Puncak pelaksanaan haji dimulai sejak tanggal 9 Dzulhijjah di Arafah) hingga 13 Dzulhijjah, karena di beberapa hari inilah yang menentukan sah tidaknya ibadah haji.
Adapun pelaksanaan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun, tidak terikat hanya pada beberapa bulan seperti pada ibadah haji. Namun, ibadah umrah tidak dianjurkan pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga 13 Dzulhijjah yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji.

HUKUM HAJI DAN UMRAH
Adapun hukum ibadah haji adalah wajib bagi setiap muslim yang memenuhi syarat-syarat seperti telah dijelaskan sebelumnya. Sedangkan hukum umrah tidak wajib, melainkan sunnah saja.

MACAM MACAM HAJI
1. Tamattu' adalah ibadah yang hanya berniat (berihram) untuk umroh saja di bulan-bulan ibadah haji. Bila sudah sampai di Makkah, dia bisa langsung melakukan thawaf dan sa'i untuk berumrah, mencukur rambut, dan memotong kuku. Ketika tiba hari Tarwiyyah (hari ke-8 bulan Dzulhijjah), dia mulai ihram dengan melakukan haji secara tersendiri dengan seluruh aktifitas ibadah hajinya.
2. Ifrad adalah ibadah haji secara tersendiri. Jika sudah sampai di Makkah, dia bisa melakukan thawaf qudum (thawaf kedatangan ke tanah suci) lalu melakukan sa'i untuk ibadah haji tanpa mencukur rambut atau memotong kuku. Dia juga tidak perlu ber-tahallul (terlepasnya seseorang dari halangan atau pantangan selama ihram) selama ihram karena posisinya tetap atau telah berihram hingga kemudian ber-tahallul setelah melempar jamrah al-aqabah di hari Idul Adha (10 Dzulhijjah). Jika dia mengakhirkan ibadah sa'i sampai waktu thawaf haji, maka tidak masalah.
3. Qiran adalah ibadah haji dimana seseorang berihram untuk ibadah haji dan umrah secara bersamaan, atau berihram untuk umrah terlebih dahulu kemudian masuk pada ihram ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum melakukan thawaf. Orang yang melaksanakan haji qiran sama dengan yang dilaksanakan pada haji Ifrad, hanya saja orang yang melaksanakan haji Qiran berkewajiban membayar dam (denda), sementara haji ifrad tidak ada kewajiban.

MIQAT
Miqat adalah tempat khusus yang telah ditentukan Rasulullah Saw. bagi orang-orang yang hendak melakanakan ibadah haji dan umrah.

Miqat hanya berlaku bagi seseorang yang melaksanakan ibadah haji/umrah. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda, " Tempat-tempat miqat adalah khusus untuk orang-orang yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah saja, bukan untuk semua orang.

Bagi jama'ah Indonesia gelombang I, miqat ihramnya di Bi'r Ali atau Dzulhulaifah; terletak sekitar 20 km dari Makkah atau 450 km dari Madinah. Sedang bagi jama'ah haji atau umrah Indonesia gelombang II, miqat ihramnya bisa dilaksanakan di salah satu dari 3 miqat berikut:
1. Asrama Haji Embarkasi di Tanah Air
2. Di atas pesawat udara pada garis sejajar dengan Qarnul Manazil (sebuah bukit berjarak sekitar 95 km sebelah timur Makkah; atau
3. di Airport King Abdul Aziz Jeddah

Address

Jakarta
10210

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Seminar Arminareka posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share