UMROH YUK

UMROH  YUK Niatkan ibadah haji & umroh.. Insya Allah semua dimudahkan.Insya Allah berkah melimpah bila mengingatkan teman & sodara untuk mengikuti niatan kita..

wa: 085217659464

12/03/2018

Bisnis APLIKASI lagiii booming dimana2...
Konglomerat yang sudah dikejar2 uang pun tertarik sama bisnis ini...

Kenapa???

Karena modalnya cuma Android dan paket data...
Tidak perlu punya aset tapi bisa menikmati hasil yang luar biasa...

Sebut saja PEMILIK APLIKASI TRAVEL ONLINE yg sedang booming saat ini, mereka tidak punya pesawat/hotel, tapi bisa meraup untung bermiliaran rupiah sehari hanya dengan APLIKASINYA...

Atau PEMILIK APLIKASI OJEK/TAXI ONLINE, mereka tidak punya motor/mobil, tapi untungnya bisa mencapai ratusan juta setiap hari hanya dengan APLIKASINYA..

Mau jugaa punya BISNIS APLIKASI???

CARANYA MUDAH BANGEEEET......

👉👉 BERMITRA DGN PT. SEJAHTERA ANUGERA PRATAMA... (SAP)

Dengan aplikasi SAP CBO bisa dapatkan :

👉 Sebagai PENGGUNA semua transaksi DAPAT HARGA MODAL SEUMUR-UMUR/SELAMANYA

👉 Sebagai MARKETING, melakukan transaksi buat orang lain DAPAT KEUNTUNGAN

👉 Sebagai PENGEMBANG (DEVELOPER), merefensikan orang lain pake Aplikasi SAP CBO kita juga DAPAT KOMISI/BONUS dr perusahaan.

Dan yang pasti LEGALITAS DAN KREDIBILITAS PERUSAHAAN DIJAMIN AMAN....

Ayoo.... !!!

JANGAN SAMPAI KETINGGALAN....

Segera download aplikasinya di Playstore atau Appstore dan hub sy di 085217659464 untuk penggunaannya.
😊😊😊😊




05/01/2018

ISLAM BUKAN AGAMA PRASMANAN

✏Oleh: Abdullah Zaen, Lc., MA

Prasmanan, adalah sebuah istilah yang tidak asing di telinga kebanyakan kita. Yakni cara menjamu makan dengan mempersilakan tamu mengambil dan memilih sendiri hidangan yang sudah ditata secara menarik di beberapa meja.

Mana yang ia s**a; ia ambil. Sebaliknya yang tidak ia s**a; ia tinggalkan.

Model penyajian makanan seperti ini banyak ditemukan dalam resepsi pernikahan dan yang semisal.

Prasmanan dalam pandangan Islam boleh-boleh saja.
Tentu selama yang disajikan adalah makanan dan minuman yang halal, serta tidak berlebih-lebihan.

Lantas mengapa artikel ini berjudulkan, “Islam bukan agama prasmanan”?.

Jawabannya karena sebagian kaum muslimin menyikapi ajaran Islam seperti prasmanan.

Alias, mana ajaran yang ia s**a; ia pakai. Adapun ajaran yang tidak ia s**ai; maka ia tinggalkan.

Pola prasmanan dalam beragama seperti ini tidak bisa diterima dalam Islam.

Allah ta’ala menegaskan,

ﺃَﻓَﺘُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺑِﺒَﻌْﺾِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻭَﺗَﻜْﻔُﺮُﻭﻥَ ﺑِﺒَﻌْﺾٍ ۚ ﻓَﻤَﺎ ﺟَﺰَﺍﺀُ ﻣَﻦ ﻳَﻔْﻌَﻞُ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻣِﻨﻜُﻢْ ﺇِﻟَّﺎ ﺧِﺰْﻱٌ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ۖ ﻭَﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻳُﺮَﺩُّﻭﻥَ ﺇِﻟَﻰٰ ﺃَﺷَﺪِّ ﺍﻟْﻌَﺬَﺍﺏِ ۗ ﻭَﻣَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻐَﺎﻓِﻞٍ ﻋَﻤَّﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ ﴿٨٥ ﴾

Artinya: “Apakah kalian mengimani sebagian isi Kitab lalu ingkar terhadap sebagian yang lain? Tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian di antara kalian, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia. Dan pada hari kiamat kelak mereka akan dimasukkan ke dalam azab neraka yang sangat pedih. Allah sama sekali tidak lengah mencatat semua perbuatan kalian.”
QS. Al-Baqarah (2): 85.

Islam adalah pedoman hidup yang lengkap dan sempurna. Allah ta’ala mengaruniakannya kepada kita, untuk mengatur seluruh aspek kehidupan.

Oleh karena itu, maka kita harus menerima dan berusaha mengamalkan seluruh ajaran Islam. Tidak boleh kita ambil setengah-setengah.

Dalam arti salah satu ajarannya kita amalkan, sementara ajarannya yang lain kita tolak.

Banyak orang ketika shalat menggunakan tata cara Islam, tapi sayang ketika berbisnis ia tidak mau diatur oleh Islam.

Ada yang dalam berhaji memakai fikih Islam, namun saat berideologi dan berkeyakinan, ia memilih untuk mengadopsi akidah agama lain.

Ada juga yang saat berpuasa konsisten dengan tata cara Islam; tidak makan, tidak minum dan tidak berdusta.

Tapi saat berpolitik ia tak mau berpegang teguh dengan ajaran Islam, sehingga menghalalkan segala cara.

Berdusta dengan topeng pencitraan, memfitnah, menyuap, melakukan money politic, bermain culas dan berkorupsi.

Amat disayangkan, banyak yang punya anggapan, “Ini adalah masalah politik, bukan urusan agama”. Seakan-akan kalau berpolitik lalu boleh menghalalkan segala cara.

Padahal sesungguhnya Islam, sebagaimana mengatur tata cara shalat dan puasa, Islam juga mengatur tentang etika berbisnis dan mengatur urusan negara. Islam sebagaimana mengatur tentang keimanan dan ibadah, juga mengatur tentang hukum dan tata cara berbusana.

Pendek kata, Islam itu mengatur manusia dari bangun tidur hingga tidur lagi, bahkan ketika tidur.

Mengatur manusia dari lahir hingga menguburnya saat mati. Islam mengatur mulai dari masuk kamar mandi hingga mengatur bangsa dan negara, bahkan dunia.

Beragama secara parsialitas, itu adalah salah satu trik setan dalam menyesatkan bani Adam.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴِّﻠْﻢِ ﻛَﺎﻓَّﺔً ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺘَّﺒِﻌُﻮﺍ ﺧُﻄُﻮَﺍﺕِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ۚ ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﻋَﺪُﻭٌّ ﻣُّﺒِﻴﻦٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, masuk Islamlah kalian secara kâffah (totalitas), dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian”. QS. Al-Baqarah (2): 208.

Mari kita tinggalkan pola prasmanan dalam beragama!
Sebab Islam bukan agama prasmanan…

14/12/2017

🍃🥀 *RIYA’ TERSELUBUNG…*

✏Oleh:
_Ustadz DR. Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى_

Syaitan tidak berhenti berusaha menjadikan amalan anak Adam tidak bernilai di sisi Allah. Diantara cara jitu syaitan adalah menjerumuskan anak Adam dalam berbagai model riyaa’. Sehingga sebagian orang “KREATIF” dalam melakukan riyaa’, yaitu riyaa’ yang sangat halus dan terselubung. Diantara contoh kreatif riyaa’ tersebut adalah :

*Pertama :* Seseorang menceritakan keburukan orang lain, seperti pelitnya orang lain, atau malas sholat malamnya, tidak rajin menuntut ilmu, dengan maksud agar para pendengar paham bahwasanya ia tidaklah demikian. Ia adalah seorang yang dermawan, rajin sholat malam, dan rajin menuntut ilmu. Secara tersirat ia ingin para pendengar mengetahui akan amal ibadahnya.

Model yang pertama ini adalah model riya’ terselubung yang terburuk, dimana ia telah terjerumus dalam dua dosa, yaitu mengghibahi saudaranya dan riyaa’, dan keduanya merupakan dosa besar. Selain itu ia telah menjadikan saudaranya yang ia ghibahi menjadi korban demi memamerkan amalan sholehnya

*Ke-2:* Seseorang menceritakan nikmat dan karunia yang banyak yang telah Allah berikan kepadanya, akan tetapi dengan maksud agar para pendengar paham bahwa ia adalah seorang yang sholeh, karenanya ia berhak untuk dimuliakan oleh Allah dengan memberikan banyak karunia kepadanya.

*Ke-3 :* Memuji gurunya dengan pujian setinggi langit agar ia juga terkena imbas pujian tersebut, karena ia adalah murid sang guru yang ia puji setinggi langit tersebut. Pada hakikatnya ia sedang berusaha untuk memuji dirinya sendiri, bahkan terkadang ia memuji secara langsung tanpa ia sadari. Seperti ia mengatakan, “Syaikh Fulan / Ustadz Fulan…luar biasa ilmunya…, sangat tinggi ilmunya mengalahkan syaikh-syaikh/ustadz-ustadz yang lain. Alhamdulillah saya telah menimba ilmunya tersebut selama sekian tahun…”

*Ke-4 :* Merendahkan diri tapi dalam rangka untuk riyaa’, agar dipuji bahwasanya ia adalah seorang yang low profile. Inilah yang disebut dengan “Merendahkan diri demi meninggikan mutu”

*Ke-5 :* Menyatakan kegembiraan akan keberhasilan dakwah, seperti banyaknya orang yang menghadiri pengajian, atau banyaknya orang yang mendapatkan hidayah dan sadar, akan tetapi dengan niat untuk menunjukkan bahwasanya keberhasilan tersebut karena kepintaran dia dalam berdakwah

*Ke-6 :* Ia menyebutkan bahwasanya orang-orang yang menyelisihinya mendapatkan musibah. Ia ingin menjelaskan bahwasanya ia adalah seorang wali Allah yang barang siapa yang mengganggunya akan disiksa atau diadzab oleh Allah.

Ini adalah bentuk tazkiyah (merekomendasi) diri sendiri yang terselubung.

*Ke-7 :* Ia menunjukkan dan memamerkan kedekatannya terhadap para dai/ustadz, seakan-akan bahwa dengan dekatnya dia dengan para ustadz menunjukkan ia adalah orang yang sholeh dan disenangi para ustadz. Padahal kemuliaan di sisi Allah bukan diukur dari dekatnya seseorang terhadap ustadz atau syaikh, akan tetapi dari ketakwaan. Ternyata kedekatan terhadap ustadz juga bisa menjadi ajang pamer dan persaingan.

*Ke-8 :* Seseorang yang berpoligami lalu ia memamerkan poligaminya tersebut. Jika ia berkenalan dengan orang lain, serta merta ia sebutkan bahwasanya istrinya ada 2 atau 3 atau 4. Ia berdalih ingin menyiarkan sunnah, akan tetapi ternyata dalam hatinya ingin pamer. Poligami merupakan ibadah, maka memamerkan ibadah juga termasuk dalam riyaa’.

Para pembaca yang budiman, ini sebagian bentuk riyaa’ terselubung, semoga Allah melindungi kita dari terjerumus dalam bentuk-bentuk riyaa’ terselubung tersebut. Tidak perlu kita menuduh orang terjerumus dalam riyaa’ akan tetapi tujuan kita adalah untuk mengoreksi diri sendiri.

Hanya kepada Allahlah tempat meminta hidayah dan taufiiq

http://bbg-alilmu.com/archives/935

***🍃🥀🍃***

14/10/2017

Breaking news!! Biaya progresif visa sebesar SR2000 diberlakukan dengan memperhitungkan masa keberangkatan mulai 1438H, artinya jika ada jemaah umrah yg pernah berangkat pada tahun 1438H, maka akan dikenakan biaya progresif visa sebesar SR2000 pada keberangkatan pertama dan seterusnya di tahun 1439H. Kebijakan ini mulai diberlakukan 11 Oktober 2017/21 Muharram 1439H. Untuk dapat mengecek status progresif dapat membuka link berikut: https://eservices.haj.gov.sa/eservices3/pages/VisaPaymentInquiry/VisaInquiry.xhtml?dswid=-5706

23/07/2017

Jika para ibu di negara lain akan menjawab dengan bangga tentang anak2nya yg menjadi dokter, insinyur dan profesi2 terhormat lainnya.
Tanyakanlah tentang anak2 mereka kepada para ibu di Palestina..dengan bangga dan mata berbinar2, mereka akan menjawab tentang anak2nya yang telah syahid. Tapi tak ada kesedihan di wajah mereka..."Bagaimana aku tak bahagia,anak2ku telah memberkahiku dengan kesyahidannya dan menanti kedatanganku di surga Allah.."

Salah satu contoh terkenalnya adalah Ummu Nidhal Farhat, Tiga putranya, Nidhal Farhat, Muhammad Fathi Farhat dan Rawad Farhat gugur di medan jihad melawan penjajahan Zionis Israel. Karena itulah ia juga dikenal dengan julukan Khansa’ dari Palestina.
Khansa’ adalah seorang sahabat Rasulullah SAW. dari kalangan wanita yang keempat anaknya syahid di medan jihad kemudian ia ridha terhadap kematian semua anaknya.

Muhammad Fathi Farhat, putra kedua ummu Nidhal yang masih berusia 17 tahun hafidz Al-Qur’an itu minta izin kepada Ibunya untuk bergabung dengan Brigadir Al Qassam. Ummu Nidhal menyetujui keinginan anaknya tersebut..

Pada Maret 2002, Muhammad melakukan penyerangan seorang diri ke pos militer Zionis di Gush Katif, ibukota pemerintahan.
Serangan itu menewaskan 20 orang sementara 23 orang luka-luka.
Fathi Farhat melakukannya sebagai balasan atas syahidnya Imad Aqil... mujahidin Hamas yang menjadi guru Fathi dan membalas kematian 70 orang Palestina akibat kebiadaban zionis sekitar seminggu sebelumnya.

Delapan jam lamanya, ummu Nidhal Farhat menunggu kabar dari anaknya. Ia masih ingat kata-kata terakhir anaknya, “Selamat tinggal, bu…”, telepon ditutup.

“Bagaimana minta anak saya p**ang hidup-hidup? Padahal janji Allah untuk mati syahid jauh lebih berharga? Saya mengangkat tangan berdoa kepada Allah, tapi malu mau minta agar anak saya selamat p**ang…”ujar Ummu Nidhal Farhat.

Ketika mendapat kabar Muhammad syahid..ummu Nidhal bersyukur
“Alhamdulillah… anakku syahid… anakku syahid…”, katanya menangis gembira.

Ribuan warga mengiringi jenazah Fatih Farhat..harum kesturi menyeruak dari jenazahnya dan menyebar diudara hingga semua orang bisa menciumnya.
Upacara pemakaman Asy-Syahid Muhammad Fathi Farhat sangat istimewa...disamping para tokoh Palestina hadir, ada p**a Pemimpin HAMAS Abdul Aziz Rantisi dan Pendiri HAMAS Syaikh Ahmad Yassin.

Mereka..para ibu di tanah Palestina memang istimewa, Allah telah memilih mereka sebagai ibunda para syahid & syahidah. Dan Allah p**a yang mengkokohkan hati mereka seperti hati ibunda Musa alaihi salam
*ikat kepala hijau hamas yg dikenakan sang bunda difoto ini adalah pemberian Fatih sebelum berangkat menjemput syahidnya dan Fatih sendiri yg memakaikan ke kepala ibundanya dan terus dipakai oleh sang ibu sampai jenazah Fatih datang*

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,

turunkan para Malaikatmu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina,

sebagaimana telah kau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.

-Oslo menjelang Ashr-

Fb Anindita Abyan

07/07/2017

Ragam Segi Bisnis Travel Umroh

Oleh: Rendy Saputra
Bismillah…
Saya tulis artikel ini dengan penuh kesadaran bahwa tulisan ini hanyalah perspektif pribadi yang bisa salah dan juga benar.
Apapun yang saya tulis dibawah ini adalah pendapat pribadi dan sama sekali tidak mewakili institusi manapun.
Saya persilakan tulisan dibawah ini untuk dishare, atau bahkan dimuat pada kanal media apapun, dengan SYARAT mencantumkan semua tulisan secara lengkap. TIDAK BOLEH hanya dikutip sebagian, dan mohon sertakan sumber asli penulisan. Agar tidak salah memahami keutuhan fikiran saya.
Tulisan dibawah ini saya hadirkan untuk Ummat Islam Indonesia, dalam rangka memasok kaidah berfikir logis dan ilmiah, terhadap masalah pelayanan umroh yang terjadi akhir-akhir ini.
Tulisan dibawah ini akan saya hindarkan dari menyebut merk, brand, perusahaan, instansi, sehingga sama sekali tidak bertujuan untuk memojokkan pihak-pihak tertentu.
Saya berlepas diri dari framing yang dibangun media atau para pembaca terhadap tulisan saya.
Tulisan kali ini akan berbicara tentang amburadulnya layanan umroh yang terjadi akhir-akhir ini. Amburadulnya layanan umroh oleh beberapa pihak penyelenggara tidak hanya berdampak kepada jamaah, tetapi juga berdampak kepada beberapa vendor penyedia layanan handling jamaah di Saudi. Semua kena dan menyakitkan.

Sebagai sosok yang akrab dengan industri Umroh sejak 2009, izinkan saya untuk memaparkan pemikiran pribadi bagi khazanah berfikir dunia umroh tanah air.
2009 saya berangkat sebagai jamaah.
2010 saya berangkat sebagai jamaah, umroh i’tikaf 18 hari di madinah dan mekkah (ied).
2011 smpai dengan 2017, saya membimbing jamaah umroh atas undangan travel rekanan.
Sembilan kali perjalanan umroh bolak-balik, dua kali sebagai jamah, dan tujuh sebagai pembimbing. Membuat saya sangat memahami dapur operator umroh. Mudah-mudahan hal tersebut membawa kualitas tulisan ini pada paparan yang objektif, logis dan tanpa tendensi.
Sebelum kita membahas tentang apa yang sekiranya terjadi akhir-akhir ini, dan bagaimana meresponnya, izinkan saya untuk menjelaskan beberapa bisnis model Umroh yang ada di tanah air.
Dari penjelasan masing-masing bisnis model, kita akan dapat sama-sama memahami, mengapa hal A terjadi, mengapa hal B terjadi, dan pemahaman tersebut akan menuntun kepada langkah yang tepat.
****
Bisnis model tipe 1 :
Bisnis model Umroh sebenarnya sederhana. Hampir sama dengan bisnis jasa manajemen perjalanan tour wisata.
Penyelenggara membangun sebuah paket perjalan. Ditentukanlah waktu perjalanan, fasilitas, kegiatan, lalu ditawarkan ke publik. Penyeleggara mendapatkan profit atas pelayanan yang mereka hadirkan. Wajar.
Biaya Umroh secara garis besar terdiri dari :
– tiket pesawat PP, ini adalah cost terbesar yang membentuk harga umroh. Terutama bagi Indonesia yang letaknya agak jauh ke barat ketimbang negara Islam yang lain.
– berikutnya adalah biaya handling jamaah di Saudi. Hotel, bus, guide dan catering makan selama di Saudi. (Makkah-Madinah-Jeddah)
– lalu biaya legalitas seperti VISA, dan passport (passport adalah urusan pribadi jamaah, relatif jarang dimasukkan kedalam biaya umroh)
– lalu tools identitas dari tour travel seperti koper, perlatan umroh dan lain.
Setidaknya, itulah 4 bagian besar pembentuk biaya umroh. Penyelenggara tinggal mendesain bentuk dari layanan umroh yang ada..
– mau berapa hari di Saudi
– mekkah dulu, atau Madinah dulu
– pesawatnya direct atau transit
– hotel mau di lokasi yang mana
– bus mau kualitas seperti apa
– makannya mau internasional, far east, atau catering Indonesia.
Kesemua desain itu akan membentuk harga pokok perjalanan umroh dan penyelenggara umroh tinggal menjualnya diatas harga pokok, sehingga terciptalah profit. Wajar.
Misalnya,
– tiket pesawat PP 13 juta (transit 1x)
– handling selama di saudi 6 juta
– tools identitas travel 1,5 juta
– visa 1 juta (misalnya, tergantung season soalnya)
Jadi harga pokoknya 20,5 juta. Jika travel mau ambil laba kotor 2 juta per orang, berarti tinggal dijual 22,5 juta.
Sederhana sekali.
Bisnis Model Tipe 2
Pada bisnis model tipe 2, konsepnya hampir sama, namun
penyelenggara travel melakukan operasi penekanan cost yang luar biasa pada biaya.
1. Mereka melakukan book tiket pesawat secara massive pada airline tertentu. Membayar 1-2 juta per seat, misal sekian ribu seat, untuk kemudian mendapatkan harga terbaik dari airline.
2. Melakukan penyewaan kamar hotel secara massive sejak jauh hari. Sehingga harga bukan lagi harga publik, tetapi harga khusus. Biaya akan turun.
3. Mengimplan SDM yang tinggal di saudi dengan iqomah resmi guide (biasanya nggak resmi sih, iqomah driver) untuk kemudian menghandle jamaah travel tersebut.
Apakah cara ini sah dan legal?
cara ini wajar dan OK OK saja.
Travel yang berhasil melakukan restrukturisasi pada biaya, akan mampu menghadirkan harga yang kompetitif, tetapi dalam range harga yang wajar.
Misalnya, jika posisi umroh bintang 4 sudah berada di angka kisaran 25 juta sd 30 juta, maka travel yang bisa menekan cost dimana-mana, akan mampu mendelibernya pada kisaran 22 juta sd 28 juta…
Penekanan cost masih bersifat wajar, dan harganya pun menjadi lebih murah dalam range yang masuk akal.
Resiko bisnis model tipe 2 ini adalah.. ketika penyelenggara umroh gagal mendapatkan jamaah, sementara pesawat sudah di book, dan bahkan hotel sudah di book. Disinilah penyelenggara biasanya mendapati kerugian besar.
Berbeda dengan tipe 1 yang belanja biaya sesuai dengan jamaah yang ada.
Bisnis model tipe 3 :
Menggilas dengan harga murah.
Ketika umroh berada pada angka 22 jutaan keatas, muncul penyelenggara dengan angka yang sangat murah dan fantastis.
Biasanya angkanya di 17-18 juta.
Jangan sangka buruk dulu. Bisnis model ini sah-sah saja, selama memang biayanya segitu
– pesawatnya trasit 2x. (Walau biasanya susah dapat visa)
– tempat tinggal di apartemen, 1-2 km dari Harom.
– tidak ditanggung makan.
– memburu tiket promo
– dilepas tanpa pembimbing, ketemu guide di saudi.
– bus downgrade.
– tanpa koper, hanya name tag.
Apa cara ini OK? Menurut saya sih OK OK aja… asal semuanya jelas. Term pembayarannya jelas, dan yang didapatkan sesuai dengan yang dijanjikan.
Apa resiko bisnis model tipe 3 :
Kadang-kadang jamaah tetap menggerutu. Saya pernah buat yang begini soalnya. Diprotes juga. Padahal sudah dijelasin dari awal, bahwa fasilitas akan menguji kesabaran.
Sehingga, tidak semua yang harga murah itu berbahaya.
Bisnis model tipe 4 :
1. Disetting sebuah harga murah yang nantinya disubsidi oleh jamaah yang membayar harga normal.
Resiko : jika raihan jamaah reguler tidak sesuai dengan target. Sehingga subsidi tidak terjadi. Dan yang bayar murah akhirnya gagal berangkat.
2. Harga murah terjadi, karena disubsidi oleh divisi bisnis yang lain. Ada sahabat saya yang modelnya seperti ini. Sah-sah saja jika memang ingin memudahkan jamaah.
Resiko : selama memang industri yang mensubsidi kokoh dan siap mensubsidi. Ya aman aman aja. Suka-s**a yang mensubsidi.
3. Harga murah terjadi dengan mempola harga bertingkat pada 1 rombongan keberangkatan. (10 pendaftar awal 17 juta, 10 pendaftar berikutnya 22 juta, seterusnya hingga 1 bus.) Maka yang bayar akhir-akhir akan bayar mahal. Mohon telaah syariah atas hal ini. 1 layanan berbeda harga.
Resiko : jika yang mendaftar gak sampe 1 bus. Maka subsidi tidak terjadi.
4. Konsep MLM. Cukup bayar DP, asal terus merekrut jamaah untuk umroh, maka akan dapat komisi. Harga masih wajar, tetapi seorang agen akan mendapatkan komisi bertingkat. Silakan yang ahli syariah mengomentari.
Resiko : jika selama bayar full Anda bisa berangkat : Aman.
5. Umroh murah, uang pendaftaran disetor setahun sebelumnya, agar uang bisa diputar dulu untuk bisnis yang lain, ketika ada profit, labanya untuk menutup kekurangan biaya umroh. Silakan ahli ekonomi syariah berkomentar.
Resiko : jika putaran usaha rugi. Maka uang jamaah akan habis. Dan tidak berangkat.
Bisnis model tipe 5 : ponzi
Entah apakah bisnis model ini terjadi atau tidak, tetapi secara teori, hal ini yang dilakukan.
1. Bayar murah, misal 15 juta, dengan masa tunggu setahun.
2. Jamaah yang membayar 15 juta di 2014, diberangkatkan di tahun 2015 dengan
biaya yang dibayarakan oleh jamaah yang membayar di tahun 2015.
Misalkan :
– A membayar 15 juta di tahun 2014.
– B membayar 15 juta di tahun 2015
– C membayar 15 juta di tahun 2015.
– maka A akan umroh di tahun 2015 dengan uang pendaftaran B+C. A Akan umroh dengan fasilitas senilai 30 juta.
– uang A telah habis dipakai di tahun 2014 untuk memberangkatkan jamaah yang membayar di tahun 2013.
– agar B dan C dapat berangkat di tahun 2016, maka penyelenggara harus merekrut D, E, F dan G di tahun 2017.
Maka, ketika pendaftaran tahun berikutnya tidak sejumlah 2x dari jamaah ditahun sebelumnya, maka jamaah akan gagal berangkat.
3. Dengan konsep seperti ini, jamaah akan terkaget-kaget dengan fasilitas mewah atas 15 juta yang dibayarkan. Karena memang jamaah tidak sedang umroh dengan dananya. Dananya sudah terpakai di tahun sebelumnya. Mereka sedang umroh dengan dana jamaah yang baru saja melakukan pembayaran.
Sekali lagi, jangan heran apabila murah bisa mewah. Inilah yang membuat ponzi makin subur :
“Berangkat kok kang, fasilitasnya luar biasa, terkaget-kaget kang!” Pertanyaannya.. uangnya siapa yang dipakai oleh penyelenggara. Uang pendaftaranmu, atau uang orang lain?
Jika sahabat sebagai penyelenggara Umroh tidak melakukan hal ini, tidak perlu tersinggung dengan tulisan saya.
Jika hal ini yang sedang dilakukan. Mohon segera dihentikan agar tidak ada korban berikutnya.
Anjuran kepada sahabat yang ingin berumroh.
1. Umroh adalah ibadah mahdhoh. Hadirkan keputusan yang sehat dan kebijaksanaan dalam beribadah.
Saya pernah menasehati seseorang tentang umroh konsep ponzi, jawabannya malah: “Wah, berarti aku harus sekarang ini rend daftarnya, mumpung tahun kedua ini dia, mumpung belum meledak, tahun depan kayaknya masih banyak yang daftar.”
Saya menemukan jamaah yang sudah sadar umrohnya ponzi, dan tidak ada rasa bersalah atas berumroh dengan dana orang lain.
2. Hindarkan membayar umroh lunas dengan masa tunggu. Tidak semua umroh dengan masa tunggu adalah ponzi. Tetapi, menjaga uang pelunasan jamaah, agar tidak terpakai selama setahun adalah “good to be true”.
Dalam banyak temuan saya di lapangan, konsep membayar lebih dulu akan merangsang penyelenggara untuk memakai dana Anda, baik disengaja maupun tidak disengaja. Bisa saja tidak berniat, tetapi ketika terjadi over cost, akhirnya terpakai juga.
Lakukanlah pembayaran umroh dengan konsep “bayar DP tahun ini, lunas tahun ini, berangkat tahun ini”
3. Bagi sahabat yang ingin mengumrohkan kedua orang tuanya, dimohon untuk memberikan yang terbaik. Jika memang belum sanggup membayar wajar, jangan meresikokan orang tua Anda pada umroh yang tidak wajar.
Bukan masalah pada angka biaya umrohnya, tetapi beban mental kedua orang kita yang tidak jadi berangkat. Padahal sudah pengumuman di arisan, pengajian, komunitas, bahwa beliau akan umroh. Beban mental sekali.
4. Ketika pasar jamaah umroh terus-menerus memberikan angin segar kepada umroh ponzi. Dampaknya bukan hanya kepada jamaah yang gagal berangkat, tetapi juga pada handling yang tidak dibayar.
Yang pertama dibayar dan harus lunas adalah tiket pesawat. Sementara handling kamar hotel, catering dan bus, biasanya bisa membayar mundur. Kasihan sahabat vendor di Saudi yang tidak dibayar, gegara penyelenggara memaksa harga murah, akhirnya gak terbayar. Padahal jamaah sudah tuntas terlayani.
Maka mari suburkan penyelenggara umroh yang wajar harganya, yang bayaran ke vendornya waras, jadi umroh kita berkah.
5. Kepada jamaah yang mengalami gagal keberangkatan dan berbagai masalah pemberangkatan lainnya, memohon bersabar diri untuk tidak terburu-buru menyalahkan agen-agen travel yang “dikenal sholeh”.
Sangat banyak para ustadz, tokoh masyarakat, pembicara, yang sebenarnya tidak tahu menahu akan dapur sang penyelenggara umroh. Yang akhirnya harus berhadapan dengan jamaah yang gagal berangkat. Padahal mereka hanya mengajak.
6. Kepada sahabat yang diajak menjadi marketing umroh tertentu, para tokoh, para guru, para asatidz, dimohon untuk menyelami tentang kredibilitas dan mekanisme finansial penyelenggara umroh yang mengajak.
7. Mendoakan sahabat penyelenggara yang sedang diuji masalah, dan mendoakan calon jamaah umroh yang sedang terhambat keberangkatannya. Semoga Allah lancarkan hingga kembali lagi ke tanah air. Amiien.
Demikian, Saya hadirkan tulisan ini untuk kaum muslimin negeri ini. Semoga tulisan sederhana ini dapat menghentikan penyelenggaraan umroh ponzi yang merugikan masyarakat.
Saya mengajak sahabat yang memiliki kerabat yang sedang berkasus keberangkatan umrohnya, untuk menceritakan kejadian lengkapnya di kolom komen dibawah ini.
Saya juga terbuka apabila didalam tulisan saya terdapat hal-hal yang perlu dikritisi. Silakan berdiskusi dua arah di kolom komen dibawah ini. Jika saya bisa jawab, maka saya akan jawab. Jika saya bingung, saya akan diam.
Kekacauan dan amburadulnya pemberangkatan umroh akhir-akhir ini, telah mematahkan hati beberapa orang yang ingin beribadah.
Sebagian calon jamaah umroh, tidak semuanya telah berpemahaman Islam dengan baik. Sebagian ada yang diajak keluarga atau terpaksa mengikuti kerabatnya dalam kondisi keimanan yang kering. Hari ini saya mendengar celetukan celetukan ini..
“Udah lah ibadah dibisnisin akhirnya begini!”
Padahal gak ada yang salah pada bisnis umroh. Sama seperti travel wisata. Sah-sah saja berbisnis.
“Tuh kan, gak usah umroh-umroh, belum saatnya, liat kan.. gagal berangkat…”
Padahal gak ada hubungannya antara gagal berangkat dan sunnah umroh. Umroh tetaplah dianjurkan.
“Papa sudah bilang, mama jangan terlalu percaya sama ustadz mama, akhirnya begini.”
Padahal ustadznya cuma agen, bukan penyelenggara. Yang relatif polos mengajak jamaahnya. Sentimen anti Islam akhirnya mendapat bahan bakar untuk makin nyinyir kepada para Da’i.
Semoga tulisan ini bisa membawa kita semua untuk bijak berkomentar dan menilai. Lalu mendudukkan permasalahan pada tempatnya.
Saya secara pribadi pun tidak sama sekali ingin membangun permusuhan kepada sahabat pelaku ponzi. Saya hanya mengajak anda untuk berhenti, dan kembali merasakan bencana sosial yang terjadi.
Marilah rasakan, ribuan jamaah yang terhambat berangkat. Bagaimana jika hal tersebut menimpa keluarga dekat kita.
Ada suami yang bertengkar dengan istrinya. Ada anak yang dimarahi kedua orang tuanya. Ada satu keluarga yang malu karena sudah berbulan-bulan tidak berangkat tanpa kejelasan. Ada murid yang memaki ustadznya. Ada ustadz yang ditinggalkan jamaahnya. Gegara amburadulnya pemberangkatan umroh.
Berhenti bro… berhenti… jangan diteruskan ponzinya… jangan cari korban lagi.
Terima kasih telah menyimak. Maaf atas segala khilaf.

*Copas

06/07/2017

*_MENAKJUBKAN !!!_*
*12 PINTU - PINTU REZEKI*

*1.Rezeki Yang Telah dijamin.*

_"Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya"_
(Q.S.11:6)

*2.Rezeki Karena Usaha.*

_"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya"_ (Q.S.53:39)

*3.Rezeki Karena Bersyukur.*

_"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu"_ (Q.S.14:7)

*4.Rezeki yg Tak Terduga.*

_"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"_
(QS. At Thalaq :2)

*5.Rezeki Karena Istighfar.*

_"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta”_ (QS. 71 : 10-11)

*6.Rezeki Karena Menikah.*

_"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”_(QS. an-Nur : 32)

*7.Rezeki Karena Anak.*

_"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”_(QS. al-Isra 31)

*8.Rezeki Karena Sedekah.*

_"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak"_ (QS. Al Baqarah 245)

9. Rezeki karena rajin menjalin tali silaturrohim

10. Rezeki karna Iman dan taqwa.

11. Rezeki karena pengorbanan diri, harta dan waktu utk urusan Keagamaan

12. Rezeki krn istiqomah membaca Al-Qur'an, Surah Al Waqiah, dan Sholat Sunnah Dhuha.

Yaa Allah,.. Yaa Robb,.. Yang Maha Kaya, Izinkanlah Kami berdoa: Barang siapa yg berbagi Share 12 pintu_Pintu Rezeki ini, Luas dan lapangkanlah Rezekinya dari arah yg tdk disangka sangka, rezeki yg halal dan penuh berkah barokah..., Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi dan Pemilik semua pintu rezeki ,... Aamiin Ya Rabbal Al aamin

01/07/2017

*ISTILAH LAIN DAGING BABI*

Agar diketahui oleh oteman2 muslim.
Tolong diperhatikan.

Kasus beberapa waktu lalu di mana ada muslimah mengkonsumsi siomay yang ternyata berisi daging babi menghebohkan dunia maya. Banyak umat Islam yang masih tidak paham dengan istilah-istilah yang terdapat di dunia kuliner tentang daging babi ini.

Seorang wanita berjilbab Makan Cu Nyuk

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya kita mengenal istilah-istilah di dalam makanan yang mengandung daging yang diharamkan ini.

Founder Halal Corner Aisha Maharani lewat akun Twitter-nya mencatat ada *31 sebutan lain untuk bahan baku dari babi dan turunannya.* Istilah-istilah tersebut termasuk asing dan jarang didengar masyarakat Indonesia.

*Inilah daftar istilah babi:*

*Pig :*
Babi muda dengan berat kurang dari 50 kg.

*Pork:*
Daging babi.

*Swine:*
Daging babi untuk seluruh spesies babi.

*Hog:*
Babi dewasa dengan berat melebihi 50 kg.

*Boar:*
Babi liar, babi hutan, atau celeng.

*Lard:*
Lemak babi, biasa digunakan sebagai minyak untuk masakan, kue, atau bahan sabun.

*Bacon:*
Daging hewan yg diasapi, terutama babi.

*Ham:*
Daging babi bagian paha.

*Sow:*
Babi betina dewasa (namun istilah ini jarang digunakan).

*Sow milk:*
Susu yang dihasilkan dari babi.

*Bak:*
Daging babi dalam bahasa Tiongkok. Misal:
*Bak K*t Teh, bakkwa.*
*Char siu, cha siu, char siew: Mengacu hidangan kanton berupa daging barbeku*.

*Cu Nyuk:*
Daging babi dalam bahasa Khek/Hakka. Istilah ini digunakan *dalam makanan siomay dan bubur.*

*Rou:*
Babi dalam bahasa Mandarin,
misalnya, *hingshao rou, rou jia mo, tuotuorou, yuxiangrousi.*

*Dwaeji:*
Daging babi dalam bahasa Korea, biasanya digunakan sebagai *varian dalam bulgogi dan galb*.

*Tonkatsu:*
Hidangan Jepang berupa irisan daging babi yang digoreng dengan tepung panir.

*Tonkotsu:*
Hidangan Jepang berupa ramen berkuah putih keruh, terbuat dari tulang, lemak, dan kolagen babi.

*Nuraniku:*
Sebutan daging babi dalam bahasa Jepang.

*Yakibuta:*
Hidangan Jepang mirip char siu, biasanya digunakan untuk toping ramen.

*Nibuta:*
Hidangan Jepang berupa pundak babi yang dimasak dengan sedikit kuah.

*B2:* Sebutan untuk makanan yang berbahan daging babi di daerah Batak dan Yogyakarta.

*Khinzir:*
Nama untuk babi dalam bahasa Arab dan Melayu.

*Istilah lain dari "Daging Babi"*

*23. Charsiu*
*24. Mu*
*25. Chasu*
*26. Cu (hewan babi)*
*27. Nyuk/Yuk (Daging), jadi kalo “Cu Nyuk” itu artinya “Daging Babi”*
*28. Cu-Rou (Dabing Babi)*
*29. Cha*
*30. Siu*
*31. Baikwat (porkribs)*

Dalam bahasa Cina, istilah
*“Cu-Nyuk”* sendiri sebenarnya *mengacu pada "babi"*. Herannya lagi, si penjual tidak memberikan peringatan apa-apa kepada si pembeli padahal mereka pasti tahu jika orang Islam haram mengkonsumsi daging babi. Mudah-mudahan saja si ibu berjilbab yang ikut makan Sioamy Cu-Nyuk itu disebabkan ketidakpahamannya.

Istilah Lain dari Daging Babi

Jika sewaktu-waktu kita ingin makan, terlebih di kawasan pecinan, maka berhati-hatilah dan bersikap waspada, karena di wilayah itu memang bertebaran aneka kuliner yang mengandung Babi.

Selain itu, yang juga perlu dicermati adalah *KUE BULAN*
Kue enak khas Cina ini jika bungkusnya ada *STIKER MERAH atau GAMBAR BABI*, ya itu berarti kue tersebut mengandung *Cu Nyuk alias Babi.*

Setelah membaca, Jangan lupa SHARE pada yang lain, Insyaa Allah Ridho dan Rahmat Allah akan kau raih. Aamiin.
*Semoga bermanfaat*

Address

Jakarta
16433

Telephone

085217659464

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UMROH YUK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share