14/07/2024
**Pray For Gorontalo**
*Salam Kemanusiaan*
Banjir melanda beberapa wilayah di Gorontalo pada Minggu, 7 Juli 2024. Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat dengan durasi lama sejak Sabtu, 6 Juli 2024, yang mengakibatkan meluapnya debit air sungai disertai jebolnya tanggul.
Berdasarkan data terbaru, dilaporkan bahwa bencana banjir ini telah merendam 6 kecamatan. Titik terparah ada di Kecamatan Dumbo Raya dan Kota Barat dengan ketinggian air mencapai di atas 50 sentimeter.
Dari laporan BNPB per tanggal 11 Juli 2024, sebanyak 2.316 Kepala Keluarga (KK) atau 7.888 jiwa, dan 2.026 rumah yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Moloopu dan Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo.
Disamping itu, tanah longsor imbas hujan deras juga melanda Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Minggu, 7 Juli 2024 pukul 09.00 waktu setempat.
Dilaporkan ada 23 orang yang meninggal dunia tertimbun longsor, 30 orang masih dalam pencarian, dan 90 orang selamat. Kejadian ini juga mengakibatkan satu unit jembatan terputus dan beberapa rumah terdampak.
Saat ini, GUSDURian Peduli melalui GUSDURian Gorontalo telah menerjunkan relawan untuk membantu evakuasi serta memberikan bantuan untuk ribuan warga terdampak banjir dan longor.
Untuk turut membantu warga terdampak banjir dan longsor di Gorontalo bisa menyalurkan bantuannya ke rekening BCA – 8610603999 a/n Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli. Sertakan kode 083.
Selain itu, bantuan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Gorontalo juga bisa disalurkan melalui galang dana GUSDURian Peduli di platform Kitabisa.com, yakni di kitabisa.com/gdpeduligorontalo.
Terima Kasih
Salam,
Humanity For All
CP: +6282299991117