08/08/2019
CopPas dari Sahabat:
RENUNGAN PAGI HARI
RIBUAN MALAIKAT MENDO'AKAN ORANG YANG TERANIAYA DAN DICACI MAKI
Suatu hari, Rosulullah SAW bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq, RA. Ketika bercengkrama dengan Rosulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar Shidiq dan langsung mencela Abu Bakar Shidiq . Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu.
Namun, Abu Bakar Shidiq tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rosulullah SAW. Melihat hal ini, Rosulullah SAW tersenyum.
Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar shidiq dengan cacian bermacam-macam.
Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar Shidiq tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah Saw kembali memberikan senyum.
Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut.
Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar Shidiq dengan makian yang lebih menyakitkan.
Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar Shidiq tidak dapat menahan amarahnya.
Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian p**a. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah Saw beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar Shidiq tanpa mengucapkan salam.Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar Shidiq tersadar dan menjadi bingung. Ia berlari menuju Rosulullah, SAW yang sudah sampai halaman rumah.
Kemudian Abu Bakar Shidiq berkata,: “Wahai Rosulullah, janganlah Anda membiarkan saya dalam penuh kebingungan...."
"Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku"!
Rosulullah menjawab:, “Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnaan lalu mencelamu, kulihat engkau tenang, diam dan tidak membalasnya",
"Aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun untukmu kepada Allah SWT".
”Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya".
"Oleh sebab itu, aku tersenyum".
"Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu. Hadirlah iblis di sisimu".
"Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya".
Setelah itu menangislah Sayidina Abu Bakar Shidiq RA ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran, bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung yang jarang sekali diketahui manusia kecuali hanya sedikit sekali.
Semoga Allah memberi kita kesabaran,ketenangan dan kemuliaan...
Aamiin....
Selamat Beraktifitas.
🙏🙏