HSH Cargo - Jasa Ekspor Impor Surabaya

HSH Cargo - Jasa Ekspor Impor Surabaya Kami telah berpengalaman selama 10 tahun dalam bidang jasa pengurusan impor dan ekspor di Indonesia

09/09/2026

Barang yang tahun lalu berhasil diimpor, belum tentu tahun ini masih bisa masuk dengan cara yang sama.

Ini salah satu jebakan yang sering terjadi pada importir existing.

Karena sudah pernah impor barang yang sama, perusahaan merasa proses berikutnya tinggal mengulang shipment lama.

Padahal regulasi bisa berubah.

Di 2026, pemerintah masih melakukan penyempurnaan kebijakan impor. Salah satunya Permendag 18 Tahun 2026 yang mengubah Permendag 16 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Ada juga perubahan regulasi sektoral untuk komoditas tertentu.

Masalahnya bukan karena importir tidak punya pengalaman.

Justru karena terlalu mengandalkan pengalaman lama.

“Dulu sudah pernah masuk.”

Belum tentu relevan untuk shipment berikutnya.

Perubahan Lartas, persyaratan dokumen, ketentuan kementerian teknis, atau klasifikasi barang dapat mengubah proses clearance dan biaya yang harus disiapkan.

Dampaknya bisa ke cash flow, landed cost, produksi, sampai jadwal pemenuhan order.

Maka sebelum membeli atau booking, lakukan pengecekan ulang berdasarkan aturan yang berlaku saat shipment baru akan berjalan.

Gunakan shipment lama sebagai referensi.

Bukan sebagai jaminan.

Baca artikel lengkapnya untuk memahami kenapa importir existing perlu memperlakukan perubahan Lartas sebagai bagian dari keputusan bisnis, bukan sekadar urusan clearance.

Amankan bisnis Anda, kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/barang-yang-tahun-lalu-bisa-diimpor-apakah-tahun-ini-masih-bisa/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id

Harga barang murah belum tentu berarti margin Anda besar.Ini salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi ketika owner...
07/09/2026

Harga barang murah belum tentu berarti margin Anda besar.

Ini salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi ketika owner mulai serius melakukan impor.

Lihat harga supplier dari luar negeri, bandingkan dengan harga lokal, lalu merasa ada selisih margin yang menarik.

Eh bentar.
Barang belum sampai Indonesia.

Masih ada Bea Masuk, PPN impor, PPh Pasal 22, freight, asuransi, handling, kepabeanan, dan biaya lainnya yang harus masuk dalam perhitungan landed cost.

Yang lebih penting, pungutan tersebut tidak bisa dihitung dengan angka generik. HS Code, nilai pabean, asal barang, dan skema tarif yang digunakan ikut menentukan perlakuannya.

Ada satu hal lagi yang sering terlewat. PPN impor dan PPh Pasal 22 tidak selalu berarti seluruh nominalnya menjadi biaya permanen bagi setiap importir.

Perlakuannya terhadap pajak masukan dan kredit pajak perlu dilihat sesuai status dan ketentuan perpajakan. Namun dari sisi cash flow, uangnya tetap harus disiapkan ketika proses impor berjalan.

Jadi masalahnya bukan sekadar, “supplier mana yang paling murah?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah:
“Setelah semua komponen dihitung, supplier mana yang memberikan landed cost paling sehat?”

Karena supplier dengan harga lebih murah bisa saja berakhir dengan margin yang lebih tipis.

Baca artikel lengkapnya di HSH Cargo untuk memahami bagaimana Pajak Impor, Bea Masuk, PPN, PPh dan landed cost memengaruhi keputusan bisnis Anda.

Amankan bisnis Anda, kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/kenapa-pajak-impor-bisa-membuat-harga-barang-murah-menjadi-tidak-menarik/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id

Supplier sudah kasih HS Code. Berarti tinggal pakai? Belum tentu.Ini salah satu asumsi yang cukup sering saya temui dari...
04/09/2026

Supplier sudah kasih HS Code. Berarti tinggal pakai? Belum tentu.

Ini salah satu asumsi yang cukup sering saya temui dari importir pemula.

Supplier dari China mengirim invoice lengkap, packing list lengkap, bahkan HS Code juga sudah ada. Rasanya semua sudah beres.

Padahal justru di sini perlu berhenti sebentar.

HS Code dari supplier adalah referensi, bukan otomatis keputusan final untuk proses impor di Indonesia.

Setiap negara dapat memiliki pengembangan klasifikasi nasional dari sistem HS. Di Indonesia, klasifikasi barang impor mengacu pada BTKI yang berlaku. Karena itu, kode yang diberikan supplier bisa saja berbeda dengan klasifikasi yang tepat ketika barang tersebut masuk ke Indonesia.

Risikonya bisa masuk ke mana-mana.

Perhitungan bea masuk berubah. Pajak impor berubah. Ketentuan lartas bisa berbeda. Dokumen tambahan bisa muncul. Bahkan shipment yang awalnya terlihat aman bisa menjadi lebih panjang prosesnya.

Nah ini yang sering luput.
Importir terlalu fokus pada “supplier bilang HS Code-nya sekian”, padahal pertanyaan yang lebih penting adalah apakah karakteristik barang memang mendukung klasifikasi tersebut.

Fungsi barang apa. Materialnya apa. Penggunaannya untuk apa. Apakah part khusus atau barang umum.

Semua itu bisa memengaruhi klasifikasi.

Jadi, jangan menjadikan HS Code supplier sebagai jawaban akhir.
Jadikan sebagai bahan awal untuk diverifikasi.

Karena satu digit yang salah bisa berujung pada biaya, waktu, dan margin yang ikut berubah.

Baca artikel lengkapnya dan pahami bagaimana menghindari HS Code Mismatch sebelum shipment berjalan.

Amankan bisnis Anda, kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/supplier-kasih-hs-code-bolehkah-importir-langsung-menggunakannya/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id















Rekap Agustus 2026: cara sukses ekspor impor lewat jasa forwarder reguler di tengah Permendag 5/2026 & PP 3/2026. Insigh...
31/08/2026

Rekap Agustus 2026: cara sukses ekspor impor lewat jasa forwarder reguler di tengah Permendag 5/2026 & PP 3/2026. Insight praktis untuk eksportir - importir.

Agustus 2026 ditutup. Regulasi baru sudah terasa di lapangan.

Permendag 5/2026 dan PP 3/2026 bukan sekadar aturan di atas kertas. Keduanya mengubah cara dokumen diperiksa dan risiko dihitung di jalur reguler.

Yang sering terjadi: banyak yang masih menganggap jalur reguler “biasa saja”. Padahal di era ketat seperti sekarang, justru di situ jebakannya. Satu kesalahan HS code atau dokumen pendukung bisa membuat shipment tertahan. Cash flow macet. Margin tergerus. Buyer mulai bertanya-tanya.

Dari pengalaman handle shipment berulang, pola jelas terlihat. Import dari China, US, Singapore, dan Malaysia tetap padat. Ekspor ke Korea Selatan, Dubai, dan Singapore terus berjalan. Sparepart, elektronik, chemical, hand craft. Semua mengandalkan jalur reguler. Tapi yang membedakan adalah siapa yang mengelola risikonya.

Masalahnya bukan di harga termurah. Masalahnya di partner yang mengerti end-to-end dan bisa mengantisipasi sebelum barang berangkat.

September sudah di depan mata. Amankan bisnis Anda. Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/rekap-agustus-kunci-sukses-logistik-ekspor-impor-di-era-regulasi-ketat/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id.

Undername vs Undername QQ beda risiko hukum dan klaim. Pahami mana yang aman untuk importir agar barang tidak tertahan d...
28/08/2026

Undername vs Undername QQ beda risiko hukum dan klaim. Pahami mana yang aman untuk importir agar barang tidak tertahan di Bea Cukai.

Banyak importir pemula lega saat menemukan jasa undername. Barang bisa masuk tanpa API sendiri. Tapi lega itu sering berhenti di pelabuhan.

Yang sering terjadi di lapangan begini. Undername murni menaruh seluruh nama di dokumen atas penyedia jasa. Nama Anda tidak muncul. Ketika barang kena red light, nilai dipersoalkan, atau perlu klaim asuransi, posisi hukum jadi lemah. Klaim bisa macet. Restitusi sulit. Cash flow ikut macet.

Undername QQ berbeda. Ada pencantuman Qualitate Qua yang menunjukkan penyedia jasa bertindak dalam kapasitas untuk pemilik barang. Transparansi lebih tinggi. Jejak kepemilikan lebih jelas. Klaim dan penyelesaian masalah biasanya lebih cepat.

Masalahnya bukan di undername. Masalahnya di pilihan skema dan kelengkapan kontrak. Fee murah di muka sering menyimpan biaya risiko yang jauh lebih mahal di belakang.

Menurut pengalaman kami menangani berbagai rute, termasuk China, Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia, importir yang disiplin memilih QQ plus perjanjian tertulis jarang terjebak di jalur merah berlarut-larut.

Amankan bisnis Anda. Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/undername-vs-undername-qq-mana-yang-tepat-untuk-bisnis-anda/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id. Diskusikan skema yang paling sesuai dengan skala Anda sebelum shipment berikutnya berangkat.

26/08/2026

Risiko undername Non QQ semakin nyata di era integrasi DJP-DJBC. Barang milik Anda tapi PIB atas nama orang lain. Pahami konsekuensi hukum dan pajaknya sebelum terlambat.

Banyak importir masih menganggap undername Non QQ sebagai jalan pintas. Barang datang, dokumen beres, selesai.

Tapi di lapangan, yang sering terjadi berbeda. Ketika PIB tidak mencantumkan QQ, negara mengakui barang tersebut milik perusahaan undername. Bukan milik Anda.

Integrasi data DJP dan DJBC semakin ketat. Rekonsiliasi HPP, audit pajak, hingga pemeriksaan kepemilikan menjadi titik rawan. Anda tidak punya bukti sah pembelian. Margin tergerus. Cash flow terganggu. Kredibilitas perusahaan dipertanyakan.

Masalahnya bukan di biaya undername yang murah. Masalahnya ada di status kepemilikan yang tertulis di dokumen resmi.

Pengalaman menangani shipment dari China, US, UK, Singapore, dan Malaysia menunjukkan pola yang sama berulang. Importir baru sadar ketika sudah terlalu dalam.

Apakah Anda masih melihat undername Non QQ sebagai solusi, atau sudah mulai menghitung risikonya secara penuh?

Amankan bisnis Anda. Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/barang-milik-anda-tetapi-pib-atas-nama-orang-lain-memahami-konsekuensi-undername-non-qq/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id.

24/08/2026

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."
(QS. Al-Ahzab: 21) ✨

Keluarga besar HSH Cargo mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ
12 Rabiul Awal 1448 H.

Mari jadikan momentum peringatan ini sebagai pengingat untuk terus meneladani seluruh Risalah Tuntunan serta Akhlaq mulia beliau. Dalam dunia bisnis dan logistik, sifat Amanah (dapat dipercaya) dan Fathonah (cerdas) yang dicontohkan Rasulullah ﷺ adalah fondasi utama kami dalam melayani Anda.

Semoga kelancaran dan keberkahan selalu menyertai setiap langkah kita. 🤲

🌐 Kunjungi kami di: www.hsh.co.id

SPPB sudah terbit tapi barang belum keluar? Pahami alur DO Online dan Gate Pass pelabuhan agar import tidak macet di fas...
24/08/2026

SPPB sudah terbit tapi barang belum keluar? Pahami alur DO Online dan Gate Pass pelabuhan agar import tidak macet di fase kritis pasca-Bea Cukai.

SPPB sudah keluar. Leganya luar biasa.

Tapi barang masih di yard. Trucking belum bisa masuk. Shipping line belum release DO.

Ini yang sering terjadi di lapangan. Banyak importir mengira setelah SPPB tinggal ambil. Padahal yang menentukan barang benar-benar bergerak adalah DO Online dari shipping line dan Gate Pass terminal. Tanpa dua itu, gate pelabuhan tetap tertutup.

Masalahnya bukan di Bea Cukai lagi. Masalahnya di fase yang sering dilupakan: settlement freight, link data DO ke sistem terminal, dan matching data container. Selisih kecil saja bisa bikin proses berhenti 1–3 hari. Demurrage jalan. Storage jalan. Produksi menunggu. Cash flow tertahan.

Dari shipment yang kami handle—terutama import dari China, US, Singapore, Malaysia, dan UK—pola ini berulang di sparepart, elektronik, dan alat kesehatan. Yang berhasil biasanya yang tidak berhenti di SPPB. Mereka tracking DO Online secara aktif dan punya partner yang bisa dorong shipping line serta terminal.
SPPB bukan finish line. Ia hanya checkpoint.

Kontrol end-to-end sampai gate out justru yang menentukan margin dan kredibilitas Anda.

Amankan bisnis Anda. Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/sppb-sudah-terbit-tapi-barang-belum-bisa-keluar-memahami-alur-do-online-gate-pass-pelabuhan/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id

Syarat impor baju dari China 2026: PI dan LS wajib sesuai Permendag 17/2025. Hindari penahanan di pelabuhan dengan cek d...
21/08/2026

Syarat impor baju dari China 2026: PI dan LS wajib sesuai Permendag 17/2025. Hindari penahanan di pelabuhan dengan cek dokumen sebelum kirim.

Impor baju dari China tahun 2026 bukan lagi soal harga murah.

Yang sering bikin importir fashion merugi justru dokumen. PI dan LS sekarang wajib sebelum barang masuk daerah pabean. Banyak yang baru sadar ketika kontainer sudah sandar dan demurrage mulai jalan.

Masalahnya bukan di kualitas barang. Masalahnya di urutan. PI belum lengkap, LS belum sesuai HS code dan quantity, lalu barang tertahan. Cash flow macet. Margin hilang. Buyer kecewa.

Menurut pengalaman lapangan, yang paling sering terjadi adalah importir mengurus dokumen setelah barang dikirim. Atau menganggap surveyor hanya formalitas.
Cara berpikir perlu digeser. Dokumen bukan beban. Dokumen adalah kontrol.
Pastikan PI disetujui dulu. Koordinasikan surveyor sejak packing. Cocokkan data dari awal.

HSH Cargo membantu importir fashion merancang alur dokumen end-to-end agar shipment tidak tersangkut.

Amankan bisnis Anda.

Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/dokumen-wajib-impor-baju-dari-china-2026-pi-dan-ls-yang-sering-bikin-importir-fashion-tersangkut-di-pelabuhan/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id

19/08/2026

Bedakan FOB vs EXW saat import mesin dari US. Tips praktis pilih Incoterms yang jaga margin importir di 2026 tanpa biaya tersembunyi.

Banyak importir mesin dari US masih terjebak di unit price. Padahal yang sering terjadi di lapangan, keputusan FOB atau EXW justru yang menentukan apakah margin tetap utuh atau habis di tengah jalan.

Supplier tawarkan EXW dengan harga lebih murah. Terlihat menarik. Tapi begitu barang harus dipickup dari pabrik di Amerika, biaya trucking, handling, dan dokumentasi lokal langsung muncul. FOB memberi kontrol lebih baik, meski unit price sedikit lebih tinggi. Masalahnya bukan di mana yang lebih murah di atas kertas, tapi di mana yang lebih aman untuk cash flow dan jadwal produksi Anda.

Di 2026, importir mesin tidak bisa lagi menganggap Incoterms sebagai formalitas. Pilihan yang salah bisa bikin landed cost membengkak, produksi tertunda, dan kredibilitas di mata buyer ikut turun.

Menurut pengalaman kami menangani shipment mesin dari US, perbedaan FOB dan EXW baru terasa nyata setelah perhitungan total dilakukan, bukan saat quotation pertama diterima.

Amankan bisnis Anda. Kunjungi hsh.co.id atau klik link https://hsh.co.id/fob-atau-exw-saat-import-mesin-dari-us-pilihan-incoterms-yang-sering-bikin-margin-importir-hilang-diam-diam-di-2026/ untuk membaca artikel lengkap di hsh.co.id dan lihat cara memilih Incoterms yang benar-benar melindungi margin.

Address

Jalan Rungkut Mapan Tengah VI Blok CF-2, Rungkut Tengah, Kec. Gunung Anyar
Surabaya
60293

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00

Telephone

+6281216723248

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when HSH Cargo - Jasa Ekspor Impor Surabaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to HSH Cargo - Jasa Ekspor Impor Surabaya:

Shortcuts

Share